Lampung
Gubernur Arinal Mengapresiasi Bank Lampung Yang Berkomitmen Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Alteripost Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri HUT ke – 58 Bank Lampung Tahun 2024 dengan tema ‘Bank lampung telah hadir di UMKM’ bertempat di Graha Wangsa, Sabtu (02/03/2024).
Gubernur Lampung dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa HUT Bank Lampung ke-58 ini merupakan momen bersejarah perjalanan Bank Lampung.
“Ini menjadi perayaan yang luar biasa oleh sebuah institusi keuangan, tetapi juga merupakan penghormatan atas dedikasi, keberhasilan, dan kontribusi yang telah dibawa Bank Lampung bagi masyarakat dan perekonomian Provinsi Lampung,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Lampung berharap Bank Lampung akan terus berinovasi dan beradaptasi dengan dinamika yang terus berubah.
“Kita terus berinovasi, beradaptasi dengan dinamika yang terus berubah dalam industri keuangan dan ini merupakan hal yang sangat strategis. Kehadiran teknologi digital, strategi bisnis yang adaptif, serta komitmen untuk memperluas akses keuangan bagi semua lapisan masyarakat,” lanjutnya.
Dengan kehadiran teknologi digital dan strategi bisnis yang adaptif, Gubernur juga berharap Bank Lampung dapat menjangkau transaksi-transaksi di desa dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.
“Ini merupakan suatu cara untuk
Bank Lampung secepatnya untuk masuk ke desa karena transaksi-transaksi yang akan kita lakukan melalui BUMDES menggerakkan ekonomi kerakyatan, Bank Lampung harus didepan,” tegasnya.
Menurut Gubernur, Bank Lampung saat ini juga telah menjadi mitra yang handal bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Provinsi Lampung.
“Melalui berbagai program dan inisiatif, Bank Lampung telah memberikan dukungan finansial kepada pelaku usaha kecil, menengah, hingga korporat, serta turut serta dalam memajukan sektor-sektor strategis dalam pembangunan daerah terutama dalam mengembangkan UMKM,” lanjutnya.
Gubernur juga menyampaikan apresiasinya atas dedikasi Bank Lampung dalam upaya secara terus menerus untuk memperkuat modal inti.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada Bank Lampung atas dedikasinya dalam memperkuat modal inti, yang kini mencapai Rp 1.3 triliun. Modal yang kuat adalah fondasi yang penting bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ucapnya.
Selain itu, Gubernur juga menyampaikan kebanggaannya atas tercapainya pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan akses keuangan di masyarakat.
“Data menunjukkan bahwa jumlah agen L-Smart mencapai 2.933 agen, tersebar di 1.564 kelurahan/desa, mencakup hampir 59% dari keseluruhan kelurahan/desa di Provinsi Lampung. Pengguna L-Online mencapai 93.294 pengguna, sedangkan merchant QRIS telah mencapai 6.707. Ini adalah langkah penting menuju inklusi keuangan yang lebih luas dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Dengan pencapaian tersebut tentu juga terdapat peran penting dari infrastruktur fisik seperti Jaringan kantor yang telah dibangun, termasuk kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor kas, payment point, mobil kas, dan mesin ATM.
“Kita siap membantu demi Bank Lampung pada masa yang akan datang. Sehingga rakyat akan menjadi nyaman dan ada kemudahan yang diberikan kepada masyarakat Lampung untuk mengakses layanan keuangan,” tegas Gubernur.
Diakhir Gubernur juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada jajaran Bank Lampung yang telah berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran direksi, manajemen, dan karyawan Bank Lampung yang telah berkomitmen keras untuk menjaga standar keunggulan dalam memberikan layanan kepada para nasabah. Dedikasi dan semangat kalian telah menjadi kunci kesuksesan Bank Lampung selama ini. Saya juga mengucapkan selamat kepada Para Nasabah yang beruntung memenangkan undian,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Lampung Presley Hutabarat, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa saat ini Bank Lampung telah sukses membuktikan komitmennya dalam mendukung Pemerintah Daerah.
“Bank Lampung telah sukses membuktikan komitmennya mendukung peran pemerintah provinsi Lampung dan kabupaten kota se-Provinsi Lampung dengan memberikan kemudahan dan pinjaman KUR (kredit usaha rakyat),” ucapnya.
Presley Hutabarat juga mengajak seluruh jajaran Bank Lampung untuk terus bersinergi dan berkomitmen dalam mendukung Bank Lampung di tahun berikutnya menjadi lebih baik lagi.
Adapun dalam kegiatan tersebut Gubernur Lampung bersama Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal juga melakukan pengundian hadiah utama berupa Mobil Toyota Avanza dan Sepeda Motor dalam Undian Tabungan Lokal Bank Lampung Tahun 2024.
HUT Bank Lampung ke-58 Tahun 2024 dengan tema ‘Bank lampung telah hadir di UMKM’ ini juga turut menghadirkan Grup Musik Armada sebagai Bintang Tamu. (*)
Lampung
Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Rancangan KUA-PPAS TA 2027
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Marindo Kurniawan memimpin rapat pembahasan Rancangan Awal Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran (TA) 2027 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Jumat (3/7/2026).
Rapat tersebut membahas penyelesaian dokumen perencanaan sekaligus memastikan Rancangan Awal KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat disampaikan kepada DPRD Provinsi Lampung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pembahasan tersebut, disepakati tema pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2027, yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri Berbasis Potensi Daerah.” Tema tersebut menjadi arah kebijakan pembangunan yang akan diterjemahkan ke dalam prioritas program dan penganggaran seluruh perangkat daerah.

Sekdaprov Marindo menekankan pentingnya menjaga konsistensi antara dokumen perencanaan tahunan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Menurutnya, seluruh indikator makro yang tercantum dalam KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 harus mengacu pada RPJMD agar pembahasan bersama DPRD dapat berjalan efektif serta selaras dengan arah pembangunan daerah.
Selain itu, Marindo meminta agar setiap program dan subkegiatan yang disusun memiliki keterkaitan langsung dengan pencapaian target pembangunan daerah, khususnya indikator makro seperti penurunan angka kemiskinan, penurunan tingkat pengangguran terbuka, peningkatan pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rapat juga membahas optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah. Penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) serta sistem evaluasi berbasis aplikasi terus didorong guna meningkatkan efektivitas, akurasi, transparansi, dan akuntabilitas penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran.
Melalui pembahasan ini, Pemprov Lampung berharap penyusunan Rancangan Awal KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat diselesaikan secara tepat waktu, berkualitas, dan menjadi landasan yang kuat bagi penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 guna mendukung tercapainya target pembangunan Provinsi Lampung. (Rls)

