Connect with us

Lampung

Gubernur Lampung Arinal Ikuti Rakor Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni

Published

on

Alteripost Lampung Selatan – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengikuti Rapat Koordinasi Arus Balik Mudik Idul Fitri 1445 Hijriah di Kantor ASDP, Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu (13/4/2024).

Rakor yang dihadiri oleh Kepala Kepolisian daerah (Kapolda) Lampung Irjen Pol. Helmy Santika dan Direktur Utama PT. ASDP Ira Puspadewi itu memetakan bahwa hingga H+3 Lebaran kondisi arus balik tetap kondusif.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari Rakor lintas sektoral kesiapan pengamanan arus balik hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 12 April 2024 yang lalu.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Arinal mengatakan bahwa pada arus balik mudik ini diprediksi jumlah pemudik akan meningkat dibandingkan dengan jumlah kedatangan.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung dengan instansi-instansi terkait telah menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang mudik dengan baik dan maksimal.

“Kita semua harus menyiapkan infrastruktur, terutama kesiapan kapalnya, kemudian yang kedua bagaimana pelayanannya, kemudian jadwal dai sebagainya ini sudah terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Gubernur Arinal meminta kepada seluruh media untuk aktif dalam menginformasikan update terkini seputar arus balik mudik seperti jadwal keberangkatan kapal ataupun titik-titik kemacetan kepada masyarakat.

Hal tersebut, menurutnya, bertujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat agar dapat memprediksi serta mengatur jadwal keberangkatannya sehingga mencegah bertambahnya titik-titik kemacetan pada puncak arus mudik nantinya.

“Saya sangat berharap kepada media untuk mempublikasikan jadwal keberangkatan dari Bakauheni dan lain-lainnya ini bisa sampai ke masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Arinal berharap pada arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah ini pemudik tidak mengalami kendala dan merasa nyaman serta aman hingga sampai di kota tujuannya.

“Mudah-mudahan kita yakin tidak ada masalah, karena semua pihak telah bekerja dengan maksimal,” harapnya.

Irjen Pol. Helmy Santika mengatakan bahwa pelayanan kepada masyarakat dalam rangka arus mudik ini memiliki beberapa kategori target atau bisa dikatakan sukses apabila arus penyeberangannya terlaksana dengan baik dan lancar, angka kecelakaan lalu lintas turun dan jumlah terjadinya gangguan kamtibmas menurun.

Ia menyampaikan bahwa situasi dan kondisi terkini pasca H+3 lebaran di Provinsi Lampung dalam keadaan kondusif.

“Gangguan kamtibmas juga tidak ada yang signifikan, kemudian kecelakaan lalu lintas juga demikian,” ujarnya.

Dari situasi tersebut, Helmy mengatakan bahwa Polda Lampung juga telah memetakan beberapa hal seperti daerah yang rawan terjadi bencana.

Dalam menangani hal tersebut, Pemerintah dan instansi terkait telah mempersiapkan sejumlah alat berat di titik-titik rawan bencana.

“Semua alat berat dan sebagainya telah on position, sehingga kalau terjadi, dalam hitungan cepat waktunya paling cepat 1 jam harusnya sudah bisa kita tangani,” ujarnya.

Helmy menyampaikan bahwa Polda Lampung telah menempatkan sejumlah petugas di titik-titik rawan terjadi kecelakaan dan telah menempatkan rambu-rambu darurat yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengetahui bagaimana kondisi jalan yang akan dilewati.

Ia juga menyampaikan bahwa Polda Lampung telah menerapkan delaying system yaitu memperlambat arus yang menuju ke Pelabuhan Bakauheni dengan pola warna hijau, kuning dan merah.

“Warna hijau itu normal seperti sekarang, tapi begitu sudah warna kuning dimana antrean sudah 1 kilometer dari pintu gerbang pelabuhan maka delaying system akan kita laksanakan dengan mengaktifkan 5 rest area yang ada di jalur B yang menuju Pelabuhan Bakauheni serta 4 Buffer Zone atau Central Parking yang ada di jalur lintas tengah maupun lintas timur,” ujarnya.

Jika sudah kode warna merah apabila sudah antrean mencapai 4 kilometer dari gerbang pelabuhan, semua Rest Area dan Buffer Zone yang ada akan kita aktifkan, mulai dari kilometer 215 sampai dengan kilometer 20 akan diaktifkan.

Seperti diketahui, dalam menghadapi arus balik mudik telah dioperasionalkan kembali Pelabuhan Panjang dengan jumlah 3 kapal yang akan melayani penyeberangan ke Pelabuhan Ciwandan pada jam 12 siang, jam 2 siang dan jam 4 sore.

Helmy mengimbau kepada masyarakat Lampung untuk dapat memanfaatkan penyeberangan dari Pelabuhan Panjang ke Pelabuhan Ciwandan ini.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global Bagi Generasi Muda

Published

on

Alteripoat Bandar Lampung – Gubernur Lampung tegaskan dukungan pemerintah provinsi Lampung dalam membuka akses bagi generasi muda untuk meraih peluang di tingkat global.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Gubernur Lampung dalam kegiatan Halal Bihalal sekaligus pelepasan Mahasiswa Nusadaya Academy dalam program magang di Taiwan bertempat di Nusadaya Academy, Selasa (21/04/2026).

Dukungan Pemerintah Provinsi Lampung diwujudkan melalui penguatan pendidikan vokasi, penyediaan pelatihan bahasa yang terjangkau, hingga fasilitasi pembiayaan keberangkatan, sehingga generasi muda Lampung memiliki kesiapan dan daya saing untuk menembus dunia kerja internasional.

“Kami juga dari pemerintah Provinsi Lampung mendorong pendidikan vokasi supaya apa yang dipelajari di sekolah benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Hari ini ada program namanya Vokasi Migran di sekolah ada program vokasi. Saya juga terus mendorong lembaga-lembaga pendidikan, semua tempat-tempat bahasa Itu saya dorong untuk buat les-lesnya dan yang paling penting harus murah,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan sekitar 1.000 lulusan SMA dapat diberangkatkan ke luar negeri setelah melalui pelatihan bahasa. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap.

“Di perbankan juga saya dorong bagaimana memberikan dana talangan untuk tenaga kerja migran kita dan insya Allah Kami targetkan Tahun ini Ada hampir mungkin ada 1000 orang Yang akan kita berangkatkan dari jenjang SMA dari 7.500 yang kita latih bahasa selama setahun. Target kami untuk ke Jepang aja dalam 2-3 tahun ke depan mngkin setiap tahun 10 sampai dengan 15 ribu orang diberangkatkan untuk ke Jepang,” tambahnya.

Gubernur menilai pelepasan ini merupakan momen yang dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lampung karena kembali mengirim generasi muda untuk menimba pengalaman di tingkat internasional sekaligus membawa nama baik daerah.

Lampung memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia (SDM). Dengan sekitar 71 persen populasi berada pada usia produktif, provinsi ini memiliki kekuatan demografi yang signifikan untuk mendorong pembangunan. Namun demikian, ia menyoroti masih terbatasnya daya tampung pendidikan tinggi yang hanya mampu menampung sekitar 10 persen lulusan SMA/SMK setiap tahun.

Gubernur menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai kunci kemajuan daerah dan negara. Ia mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak akan berarti tanpa didukung oleh SDM yang unggul dan berkarakter.

Dalam konteks global, Gubernur menjelaskan bahwa banyak negara maju seperti Jepang dan Taiwan saat ini mengalami kekurangan tenaga kerja akibat berakhirnya bonus demografi. Kondisi ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia, termasuk dari Lampung, untuk mengisi kebutuhan tersebut.

“Yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga karakter. SDM Indonesia dikenal ramah, adaptif, dan memiliki etos kerja yang baik. Ini menjadi keunggulan yang harus dijaga,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat Lampung memiliki karakter kuat hasil perpaduan budaya yang telah terbangun sejak lama, seperti semangat gotong royong dan nilai ‘Piil Pesenggiri’. Karakter tersebut dinilai menjadi modal penting dalam bersaing di kancah global.

Gubernur berharap para mahasiswa yang berangkat tidak hanya berperan sebagai peserta magang, tetapi juga sebagai duta daerah dan bangsa. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama berada di luar negeri karena akan mencerminkan citra Indonesia di mata dunia.

“Jadilah representasi terbaik Indonesia. Jika kalian menunjukkan kualitas dan sikap yang baik, maka peluang bagi generasi berikutnya akan semakin terbuka,” pesannya.

Gubernur berharap setelah menyelesaikan progam ini, mahasiswa dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pariwisata dan hospitality yang tengah berkembang di Lampung.

Sementara itu, Direktur Nusadaya Academy, Radep Riyantoro, menjelaskan bahwa mahasiswa dari program magang ini akan menjalani program magang sekaligus studi selama kurang lebih 18 bulan di Taiwan. Selama di sana, mereka tetap berstatus sebagai mahasiswa aktif, mendapatkan pengalaman kerja internasional.

“Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga mendapatkan pengalaman global, penguatan bahasa asing seperti Inggris dan Mandarin, serta kesiapan menjadi SDM berkelas dunia,” jelasnya.

Radep menambahkan, setelah menyelesaikan program, mahasiswa akan kembali ke Indonesia untuk menyelesaikan studi dan diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pariwisata dan hospitality yang tengah berkembang di Lampung.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar menjaga nama baik daerah, bangsa, dan almamater selama menjalani program di luar negeri.

“Kalian disana berangkat untuk studi, pertukaran budaya, belajar dan mengambil manfaat-manfaat yang baik yang bisa diterapkan di Indonesia nanti,” pesannya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading