Lampung
Kirab Drumband dan Mobil Hias Meriahkan HUT Lampung ke-60
Alteripost Bandar Lampung – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung menggelar pawai Drumband/Marching Band dan Mobil Hias.
Acara ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 27 April 2024 mulai pukul 13.00 WIB dan akan dilepas langsung oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi dari Mahan Agung Jl. Dr. Susilo Bandar Lampung.
Pawai ini akan menyajikan pertunjukan gemerlap marching band dari berbagai sekolah dan instansi, serta mobil hias yang dihiasi dengan berbagai kreasi menarik dan budaya khas Lampung.
Adapun rute pawai Drumband/Marching Band:, yaitu : Start dari Mahan Agung – jl. Diponegoro – jl. A.Yani – jl. RA. Kartini – jl. Katamso – jl. Raden Intan – Finish di Simpang Gramedia, sedangkan untuk mobil hias : Start dari Mahan Agung – jl. Diponegoro – jl. A.Yanı – jl. RA. Kartini – jl. Katamso – jl. Raden Intan – jl. Diponegoro – JL. Dr. Warsito – Finish di Lapangan KORPRI komplek Kantor Gubernur Lampung.
Dinas Perhubungan Provinsi Lampung dan Satuan Polisi Pamong Praja telah disiagakan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama pawai berlangsung. Pengguna jalan diimbau untuk mengikuti arahan petugas dan mencari rute alternatif untuk menghindari keramaian.
Pemerintah Provinsi Lampung juga mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk turut serta menyaksikan dan meramaikan pawai Drumband dan Mobil Hias yang akan melewati rute – rute yang telah ditentukan. (*)
Lampung
Berbekal Persiapan Matang, Wira Optimis Cabor Tenis Bakal Mendulang Emas di Porwanas
Alteripost.co, Bandarlampung-
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah hadir Langsung memberi motivasi untuk Cabang Olahraga Tenis Lamangan SIWO PWI Lampung dalam mempersiapkan atlet untuk pelaksanaan suksesi pekan olahraga wartawan Nasional (Porwanas) pada April 2027 mendatang.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah mengatakan, dirinya sangat optimis untuk mendulang medali emas dari cabor tenis lapangan.
“Saya menyaksikan langsung tenis lapangan ini selalu masuk semifinal dan final tiap PORWANAS jadi saya sangat optimis karena tau bagaimana SDM tenis lapangan ini,” katanya, di Lapangan Tenis Pemprov Lampung, Jumat (21/8/2026).
Dirinya juga yakin dengan atlet yang sudah memiliki banyak pengalaman, akan membawa tenis Lapangan di puncak prestasi.
“kuncinya disiplin, latihan yang keras agar mencapai apa yang kita harapkan. Bisa-bisa tadi harapanya satu emas bersyukur bisa dua,” harapnya.
Selain itu, Wira juga optimis kontingen PWI Lampung dari Cabor lain juga bakal maksimal dalam mendulang medali emas di rumah sendiri. Mengingat Provinsi Lampung kali ini menjadi tuan rumah HPN – Porwanas.
Ia juga menyampaikan dan mengajak seluruh anggota PWI Lampung untuk hadir pada 29 November, dalam rangka kick off HPN dengan PWI Running di Lapangan saburai.
“Itu sebagai gong perhelatan besar HPN dan PORWANAS, ketua MPR dan Menko pangan maupun pimpinan daerah siap hadir,” demikian Wirahadikusumah.
Sementara itu manager tenis Lapangan Lampung bapak Yudi Alfandri mengatakan, PORWANAS terakhir Lampung meraih 1 perak dan 2 perunggu ssmoga kedepan bisa ditiingkatkan.
“Kita berharap masih bisa meningkatkan perolehan medali, kita menaruh harapan besar,” ujarnya.
Yudi menjelaskan, dirinya selalu mengikuti Tenis Lapangan SIWO PWI Lampung.
“Saya tau kemampuan teman-teman ini, sering mendengar dan mengikuti, artinya sangat bagus, kita akan maksimalkan latihan untuk target-target yang menjadi harapan bersama,” jelasnya.
Sebagai penutup dia mengajak semua pihak bekerjasama untuk mewujudkan suksesi Tenis Lapangan di PORWANAS.
“Dengan bersama-sama saya yakin kita bisa,” tutupnya.
Menambahkan keduanya, satu nasehat juga hadir dari ketua Harian PORWANAS SIWO PWI Lampung, Supriyadi Alfian menitipkan amanah.
“Pertama saya izin menyampaikan pada ketua PWI bahwa ini manager adalah pilihan yang memang beliau hobi Tenis dan memiliki kapasitas,” ujarnya.
Sebagai tua rumah kata dia, kita harus menguasai Lapangan, mengusulkan nomor lomba, namun semua kembali pada kemampuan.
“Tapi dari semua itu skil jadi hal utama, maksimalkanlah, sudah lama tidak dapat emas terakhir tahun 2008 di Kalimantan Timur,” pesannya. (Rls)

