Connect with us

Lampung

Pemprov Lampung Sambut Positif Pemeriksaan Tematik BPK RI untuk Perkuat Ketahanan Energi

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengikuti Grand Entry Meeting Pemeriksaan Tematik Nasional Ketahanan Energi Tahun 2026 yang digelar Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) secara daring dari Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Kamis (20/8/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan mengikuti kegiatan tersebut didampingi Kepala Bappeda Anang Risgiyanto, Kepala BPKAD Mirza Irawan Dwi Atmaja, Inspektur Provinsi Lampung Bayana, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, serta sejumlah perwakilan OPD terkait.

Grand Entry Meeting merupakan pertemuan awal untuk menyamakan persepsi, membangun komunikasi, serta menyampaikan ruang lingkup dan metodologi pemeriksaan lintas sektor (cross-cutting audit) dalam mengawal program prioritas nasional ketahanan energi dari hulu hingga hilir.

Pemeriksaan tersebut bertujuan mengawal agenda Asta Cita bidang ketahanan energi pada Semester II Tahun 2026, menyelaraskan pengawasan keuangan negara dengan RPJMN 2025–2029, serta memastikan pengelolaan sektor energi berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.

Ketua BPK RI Isma Yatun mengatakan ketahanan energi merupakan persoalan nasional yang membutuhkan sinergi lintas sektor dan lintas pemerintahan.

“Upaya mewujudkan ketahanan energi tidak lagi menjadi tantangan sektoral, melainkan sebagai tujuan nasional yang menuntut sinergi berbagai kebijakan, sumber daya, dan pelaksanaan program.” ucapnya.

Menurut Isma, pemerintah daerah memiliki peran strategis melalui penyusunan Rencana Umum Energi Daerah (RUED) dan integrasinya ke dalam perencanaan pembangunan daerah.

BPK mencatat, dari 37 provinsi, 36 provinsi telah memasukkan indikator energi baru terbarukan (EBT) dalam RPJMD 2025–2029. Namun, baru tujuh provinsi yang targetnya telah selaras dengan RUED.

“Karena itu, kepemimpinan kepala daerah menjadi kunci dalam menyelaraskan Rencana Umum Energi Daerah dengan RPJMD agar target energi nasional dapat dicapai secara konsisten,” ujar Isma.

Isma Yatun juga menjelaskan, pemeriksaan tematik nasional ini tidak hanya menilai aspek kepatuhan, tetapi juga efektivitas kebijakan, program, dan pemanfaatan sumber daya di sektor energi.

Pemeriksaan akan melihat berbagai persoalan lintas sektor, mulai dari perencanaan, regulasi, pendanaan, infrastruktur, koordinasi antarinstansi hingga pelaksanaan program di tingkat pusat dan daerah.

“Pemeriksaan ini tidak hanya berfokus pada kepatuhan, tetapi juga menilai efektivitas kebijakan, program, dan pemanfaatan sumber daya untuk mengidentifikasi capaian, tantangan, serta akar permasalahan yang memengaruhi ketahanan energi,” ujarnya

Isma berharap pemeriksaan tersebut menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan dan memberikan dampak nyata.

“Kami berharap proses pemeriksaan ini menjadi ruang bersama untuk membangun pemahaman yang utuh atas capaian, tantangan, risiko, pola, dan praktik baik on the ground sehingga menghasilkan rekomendasi yang relevan, implementatif, dan berdampak nyata,” ucap Isma.

Selain itu Ia juga menekankan bahwa ketahanan energi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat dan daerah.

“Pada akhirnya, ketahanan energi tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja. Pencapaiannya membutuhkan komitmen, sinergi, dan kesediaan seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak dalam arah yang sama,” pungkas Isma Yatun. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Pangdam XXI/Radin Inten Dukung Kick-Off HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Siap Ikut Lari 10K

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung beraudiensi dengan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Pertemuan berlangsung di Markas Kodam XXI/Radin Inten, Bandar Lampung, Kamis (20/8/2026) tersebut membahas persiapan ajang Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas), termasuk kick off PWI Run.

Kedatangan Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah disambut langsung oleh Pangdam, didampingi Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, Asisten Intelijen (Asintel) Kolonel Inf Erwin Agung T.W.A., Asisten Teritorial (Aster) Kolonel Inf Ricardo Siregar, serta Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Letkol Inf Ranoviandy Chairul.

Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah menyampaikan, agenda kick off HPN-Porwanas 2027 dikemas melalui ajang lari bertajuk PWI Run yang dijadwalkan berlangsung pada 29 November 2026. Kegiatan itu start dan finish di Lapangan Saburai, Bandar Lampung.

“Sejumlah pejabat negara sudah menyatakan kesiapan untuk hadir pada kick off, di antaranya Menko Pangan, legislator dan senator, hingga Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Kami memohon dukungan dari Bapak Panglima untuk menyukseskan rangkaian HPN-Porwanas, sekaligus memohon izin untuk menggunakan Lapangan Saburai sebagai pusat kegiatan PWI Run,” kata Wirahadikusumah.

Menanggapi hal tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyambut positif inisiatif PWI Lampung. Selain memberikan izin penggunaan Lapangan Saburai, ia juga menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi langsung dalam nomor lari 10 kilometer.

“Silakan menggunakan Lapangan Saburai untuk PWI Run. Saya akan hadir dan ikut berlari di PWI Run,” ujar Mayjen Kristomei.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam turut memberikan masukan terkait rute lintasan lari 10 kilometer agar pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan tertib. Ia merekomendasikan rute Lapangan Saburai – Jalan Majapahit – Jalan Sudirman – Jalan Ahmad Yani – Jalan Kartini – Jalan Teuku Umar, lalu berputar balik di area Mal Boemi Kedaton, dan kembali finish di Lapangan Saburai. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading