Connect with us

Lampung

Gubernur Lampung Arinal Bersama Ribuan Masyarakat Hadiri Pengajian Akbar di Lamteng

Published

on

Alteripost Lampung Tengah – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Ribuan masyarakat Lampung Tengah (Lamteng) menghadiri Acara Pengajian Akbar yang dilaksanakan di Lapangan Adi Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Selasa (30/4/2024).

Gubernur Arinal mengajak agar Pengajian Akbar ini dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk perwujudan kebersamaan kita dalam mengokohkan tali silaturahmi dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kita kepada Allah SWT.

“Sungguh merupakan kebahagiaan bagi saya dapat bertemu dengan masyarakat Lampung Tengah untuk bersama-sama mengikuti pengajian akbar ini, Mari kita jadikan pengajian akbar ini sebagai momentum yang sangat berharga bagi kita untuk mengambil pelajaran, memperdalam pemahaman akan ajaran agama, serta memperbaiki diri kita menuju ke arah yang lebih baik,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal melanjutkan bahwa Kabupaten Lampung Tengah memiliki keragaman yang begitu kaya, baik dari segi budaya, agama, maupun suku bangsa.

“Dengan semangat Beguwai Jejamo Wawai, keberagaman ini tidaklah menjadi halangan bagi masyarakat Lampung Tengah, melainkan justru menjadi kekuatan bagi semua dalam membangun persatuan, kesatuan, serta keharmonisan di tengah Masyarakat Lampung Tengah,” ujarnya.

Gubernur Arinal menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif Tahun 2024 berlangsung dengan baik.

“Alhamdulillah, secara umum penyelenggaraan Pemilihan Umum di Provinsi Lampung berlangsung cukup baik dan relatif kondusif. Dari data 6.650.152 jiwa 4.686.372 mata pilih, tingkat partisipasi mencapai angka 78%,” ujarnya.

Pada momentum selanjutnya KPU RI secara resmi mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.

Berdasarkan Keputusan tersebut, maka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak ini akan dilaksanakan pada hari Rabu 27 November 2024 mendatang.

“Dalam menyongsong Pilkada 2024, saya mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Para Kepala Daerah, Forkopimda, untuk menjaga ketertiban, kedamaian, dan mewujudkan kontestasi politik yang sehat dan beradab. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa proses demokrasi berjalan dengan lancar, tanpa adanya gangguan,” ujar Gubernur Arinal.

Dalam Pengajian Akbar tersebut Gubernur Arinal menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya bantuan pembangunan masjid sejumlah Rp15 juta, bantuan pembangunan mushola Rp10 juta, bantuan TPA Rp10 juta, santunan kepada anak yatim, bantuan beras, bantuan 2 unit kursi roda, Sertifikat PTSL, sertifikat UMKM, Sertifikat Gereja.

Kemudian bantuan ID Majelis Taklim, sertifikat tanah wakaf, Sertifikat Halal, Bantuan Rawat Ratoon Tebu 100 hektare, bantuan bedah rumah masing-masing Rp20 juta, dan bantuan benang emas bagi 9 UMKM pengrajin tapis.

Adapun Pengajian Akbar tersebut diisi Tausiyah oleh Penceramah Ustadz Asep Kholis Nurjamil.

Acara pengajian Akbar tersebut turut dihadiri Anggota Forkopimda Kabupaten Lampung Tengah; Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah; dan ribuan masyarakat Lampung Tengah.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

PKD ke-5 Lampung Satukan Ragam Budaya Nusantara

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) ke-5 Provinsi Lampung Tahun 2026 resmi dibuka di Taman Budaya Provinsi Lampung, Bandarlampung. Berlangsung pada 19 hingga 25 Oktober 2026, kegiatan ini tidak hanya menampilkan kesenian Lampung, tetapi juga memberikan ruang bagi beragam budaya Nusantara yang hidup di provinsi tersebut.

Arak-arakan budaya khas Lampung, Pincak Khakot, menandai pembukaan PKD ke-5. Diiringi payung putih dan kuning, prosesi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan tradisi daerah kepada masyarakat.

Mengusung tema “Harmoni Budaya Bumi Lampung Menuju Indonesia Emas”, PKD berlangsung selama tujuh hari dengan menghadirkan beragam pertunjukan dan kegiatan kebudayaan.

Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Lampung, Melly Ayunda, menjelaskan bahwa PKD tidak sekadar menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga ruang kolaborasi bagi komunitas, sanggar, seniman, serta perwakilan kerukunan daerah untuk memperkenalkan budaya masing-masing.

Berbagai agenda disiapkan untuk memeriahkan pekan budaya ini, mulai dari pameran seni rupa, lomba tari kreasi Nusantara, Pesona Talenta Anak, gelar seni budaya, hingga permainan tradisional.

Panitia juga menghadirkan Panggung Talenta Istimewa sebagai ruang ekspresi bagi penyandang disabilitas dan anak-anak yang berhadapan dengan hukum.

Melly berharap keterlibatan berbagai komunitas tersebut dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali mengenal, mencintai, dan menghargai warisan budaya.

Keberagaman PKD ke-5 juga terlihat dari keikutsertaan perwakilan daerah di luar Lampung. Salah satunya penampil dari Sumatera Barat yang akan membawakan tradisi Malam Bainai pada 22 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB.

Perwakilan penampil, Hj. Hanifah, menjelaskan bahwa Malam Bainai merupakan bagian dari adat menjelang pernikahan masyarakat Minangkabau. Tradisi ini juga mengandung makna memohon restu kepada orang tua sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Menurut Hanifah, keikutsertaan dalam PKD menjadi kesempatan untuk memperkenalkan tradisi Minangkabau kepada masyarakat Lampung, termasuk warga keturunan Minang yang menetap di provinsi ini.

Selain Sumatera Barat, PKD ke-5 juga menghadirkan penampilan budaya Bali dari Taman Mini Indonesia Indah.

Kehadiran perwakilan berbagai daerah tersebut memperkuat pesan bahwa Lampung bukan hanya menjadi tempat tumbuhnya budaya lokal, tetapi juga ruang hidup bersama bagi beragam tradisi Nusantara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Americo, menyoroti pentingnya pelestarian budaya, termasuk penggunaan bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Thomas, penggunaan bahasa Lampung mulai berkurang, termasuk di lingkungan keluarga. Karena itu, upaya pelestarian perlu dilakukan secara bersama-sama, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga pemerintah.

Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yayan Ruchyansyah, turut menekankan pentingnya menjaga keberagaman serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi seni dan budaya.

Melalui PKD ke-5, masyarakat diajak memperkuat toleransi, gotong royong, dan kerukunan antarkelompok di tengah keberagaman budaya.

Bagi Melly, keberhasilan PKD tidak hanya diukur dari ramainya pertunjukan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat bersedia datang, mengenal, dan ikut menjaga kebudayaan.

Ia pun mengajak masyarakat untuk hadir bersama keluarga dan teman menyaksikan rangkaian kegiatan PKD ke-5 di Taman Budaya Provinsi Lampung.

Pekan Kebudayaan Daerah ini diharapkan menjadi ruang pertemuan ant budaya sekaligus menjaga agar tradisi tetap hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi berikutnya. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading