Politik
Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.
Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.
Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.
Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.
“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.
Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.
Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.
Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”
Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.
Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.
Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)
Politik
Lewat PIP-WK, Irfan Setiawan Dorong Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Irfan Setiawan, menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Gunung Mas, Kecamatan Telukbetung Selatan, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah perkembangan zaman.
Kegiatan yang dimoderatori Pramudya, S.E., itu menghadirkan dua narasumber, yakni Palgunadi, S.TP., Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung, dan Suheli, S.H., Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung.
Dalam sambutannya, Irfan Setiawan mengawali kegiatan dengan salam Pancasila. Ia menegaskan bahwa pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dasar negara serta nilai-nilai kebangsaan.
Menurut Irfan, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperdalam pemahaman tentang Pancasila dan wawasan kebangsaan melalui materi yang disampaikan para narasumber.
“Melalui kegiatan PIP-WK ini, kita mendapatkan penjelasan mengenai Pancasila dan wawasan kebangsaan dari para narasumber. Karena itu, saya berharap seluruh peserta dapat menyimak dan memperhatikan materi yang disampaikan agar bisa dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Sri Ningsih, S.H., dalam sambutannya mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial di tengah pesatnya modernisasi dan perkembangan teknologi informasi.
Ia menekankan pentingnya sikap cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Melalui kegiatan PIP-WK tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, menjaga persatuan dan kesatuan, serta bersikap kritis dan bijak dalam menghadapi arus informasi di era digital. (Yan)

