Connect with us

Lampung Selatan

250 Mahasiswa Universitas Saburai Lampung Akan Melaksanakan KKN di Kecamatan Lamsel

Published

on

Alteripost Kalianda – 250 Mahasiswa Universitas Sai Bumi Rua Jurai (Saburai) Lampung direncanakan akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kecamatan yang tersebar di Lampung Selatan.

Hal tersebut diketahui saat Rektor Universitas Saburai, Sodirin, beserta rombongan datang melaksanakan audiensi bersama Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, di Ruang Kerja Bupati Lampung Selatan, Senin (13/5/2024).

Dalam audiensi tersebut, Sodirin menyampaikan, jika pelaksanaan KKN ini akan diselenggarakan pada bulan Mei hingga Juni 2024.

“KKN akan diselenggarakan selama 30 hari, dengan skema yang berbeda antara mahasiswa yang sudah bekerja dan yang belum bekerja,” ujar Sodirin.

Tidak hanya itu, Sodirin juga berharap, mahasiswa yang akan melaksanakan KKN ini dapat memberikan sinerginya dalam membangun potensi yang ada di desa-desa.

Di samping itu, Bupati Nanang Ermanto juga merespon baik terhadap rencana pelaksanaan KKN Universitas Saburai yang ditujukan di Lampung Selatan. Menurutnya ini menjadi kesempatan baik bagi adik-adik mahasiswa untuk terlibat langsung dalam membangun potensi desa dari berbagai sektor yang dimiliki Lampung Selatan.

“Semoga, Program KKN ini mampu menjadi langkah untuk kolaborasi dalam membangun Lampung Selatan,” ucap Bupati Nanang.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

HUT ke-26 Apkasi, Bupati Lampung Selatan Dorong Inovasi Kemandirian Fiskal

Published

on

Alteripost Deli Serdang – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah terus diwujudkan melalui berbagai forum strategis tingkat nasional.

Salah satunya ditunjukkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat mengikuti Dialog Otonomi Daerah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), sebagai upaya memperkuat kapasitas daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.

Dialog yang berlangsung di Convention Hall, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, Kamis (2/7/2026), tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto.

Forum dialog tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-26 Apkasi yang mempertemukan para bupati dari seluruh Indonesia.

Selain mempererat sinergi antarpemerintah kabupaten, kegiatan itu juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai strategi penguatan otonomi daerah, peningkatan daya saing, hingga kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Dalam forum tersebut mengemuka bahwa pemerintah daerah dituntut semakin adaptif dan inovatif di tengah semakin terbatasnya ruang fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Kondisi tersebut mendorong setiap daerah untuk mampu mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD), meningkatkan efektivitas belanja, serta membangun berbagai bentuk kolaborasi antardaerah.

Bupati Radityo Egi Pratama, mengatakan Dialog Otonomi Daerah memiliki peran penting sebagai wadah bertukar gagasan sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah kabupaten dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.

“Apkasi menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah kabupaten untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi. Berbagai inovasi yang lahir dari forum ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.

Menurut Egi, penguatan jejaring antardaerah menjadi modal penting dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi, khususnya dalam meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi potensi dan pengelolaan sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan.

Selama 26 tahun, Apkasi terus berperan sebagai wadah strategis bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia dalam memperjuangkan aspirasi daerah, memperkuat kerja sama antardaerah, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui keikutsertaannya dalam forum nasional tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat memperluas jejaring kerja sama sekaligus mengadopsi berbagai praktik terbaik dari daerah lain guna mendorong pembangunan yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading