Connect with us

Lampung Selatan

Pengerjaan Sasaran Fisik Program TMMD ke-120 Kodim 0421/LS Terus Dikebut Sesuai Target

Published

on

Alteripost Tanjung Bintang – Pengerjaan sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 0421/Lampung Selatan, di Desa Budi Lestasri, Kecamatan Tanjung Bintang, terus dikebut sesuai target. Pasalnya, program TMMD ke-120 tinggal menyisakan beberapa hari lagi.

Dandim 0421/Lampung Selatan, Letkol Inf Esnan Haryadi selaku Dansatgas TMMD ke-120 mengatakan, berkat kemanunggalan TNI-Rakyat, pekerjaan yang berat menjadi ringan.

Terbukti dengan tenggang waktu tiga puluh hari yang disediakan, saat ini seluruh sasaran fisik pembangunannya sudah selesai dengan hasil yang maksimal dan tinggal penyempurnaan saja.

Demikian disampaikan Letkol Inf Esnan Haryadi saat meninjau pembuatan pagar jembatan dan sasaran fisik lainnya di Desa Budi Lestari, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Minggu, 2 Juni 2024.

Kunjungan Letkol Inf Esnan Haryadi yang didampingi Pasi Ter Kapten Inf Oyong Liza serta Dan SSK Kapten Inf Tarekat itu guna memastikan pekerjaan tersebut digarap dengan maksimal.

“Maksimalkan pekerjaan dengan waktu yang tersisa. Agar seluruh pembangunan yang tinggal penyempurnaan ini dapat selesai dengan baik. Sehingga setelah penutupan nanti tidak ada pekerjaan yang tersisa,” imbuh Dansatgas TMMD ke-120, Letkol Inf Esnan Haryadi.

Diketahui, jembatan Desa Budi Lestari yang dibangun Satgas TMMD Kodim 0421/Lamsel bersama warga, telah selesai dibangun. Saat ini jembatan yang merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD ke-120 itu sudah dapat dilewati kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Guna kelengkapan sarana jembatan, pada dua sisi jembatan tersebut dibuat pagar jembatan agar terlihat bagus dan sekaligus sebagai pengaman batas tepi jalan diatas jembatan.

Selain pembuatan pagar jembatan, segenap warga bersama TNI, juga melaksanakan pembuatan gorong-gorong, pembangunan bronjong, talud, jalan onderlagh, dan rehabilitasi atap masjid. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

HUT ke-26 Apkasi, Bupati Lampung Selatan Dorong Inovasi Kemandirian Fiskal

Published

on

Alteripost Deli Serdang – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah terus diwujudkan melalui berbagai forum strategis tingkat nasional.

Salah satunya ditunjukkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat mengikuti Dialog Otonomi Daerah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), sebagai upaya memperkuat kapasitas daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.

Dialog yang berlangsung di Convention Hall, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, Kamis (2/7/2026), tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto.

Forum dialog tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-26 Apkasi yang mempertemukan para bupati dari seluruh Indonesia.

Selain mempererat sinergi antarpemerintah kabupaten, kegiatan itu juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai strategi penguatan otonomi daerah, peningkatan daya saing, hingga kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Dalam forum tersebut mengemuka bahwa pemerintah daerah dituntut semakin adaptif dan inovatif di tengah semakin terbatasnya ruang fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Kondisi tersebut mendorong setiap daerah untuk mampu mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD), meningkatkan efektivitas belanja, serta membangun berbagai bentuk kolaborasi antardaerah.

Bupati Radityo Egi Pratama, mengatakan Dialog Otonomi Daerah memiliki peran penting sebagai wadah bertukar gagasan sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah kabupaten dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.

“Apkasi menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah kabupaten untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi. Berbagai inovasi yang lahir dari forum ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.

Menurut Egi, penguatan jejaring antardaerah menjadi modal penting dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi, khususnya dalam meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi potensi dan pengelolaan sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan.

Selama 26 tahun, Apkasi terus berperan sebagai wadah strategis bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia dalam memperjuangkan aspirasi daerah, memperkuat kerja sama antardaerah, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui keikutsertaannya dalam forum nasional tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat memperluas jejaring kerja sama sekaligus mengadopsi berbagai praktik terbaik dari daerah lain guna mendorong pembangunan yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading