Tulang Bawang
Tembus 38 Ribu Lebih, Yusrizal : Jumlah UMKM di Tuba Alami Peningkatan Setiap Tahun
Alteripost Tulang Bawang – Terhitung hingga Desember 2023 pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Tulangbawang kini mencapai 38.292 pelaku usaha.
Jumlah itu tersebar di 151 kampung dan kelurahan yang ada di Sai Bumi Nengah Nyappur.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tulangbawang Yusrizal saat ditemui mengatakan terkait dengan pertumbuhan UMKM di Kabupaten Tulangbawang tentunya menunjukkan trend adanya peningkatan jumlah dari tahun ke tahunnya.
“Bisa kami informasikan bahwa sampai dengan Desember tahun 2023 lalu jumlah total keseluruhan pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Tulangbawang mencapai 38.292 pelaku UMKM yang tersebar di 151 kampung dan kelurahan,” jelas dia.
Menurutnya UMKM juga merupakan salah satu penggerak ekonomi di Kabupaten Tulangbawang hingga saat ini.
Maka dari itu guna mendukung kemajuan para pelaku UMKM Pemerintah Kabupaten Tulangbawang melalui Dinas Koperasi dan UKM telah melakukan berbagai langkah.
Adapun upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh Pemkab Kabupaten Tulangbawang antara lain dengan memberikan edukasi dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.
Terdapat juga pemberian bantuan sarana berupa gerobak dorong dan kontainer booth, serta bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM.
“Kegiatan itu kita lakukan secara berkala dan periodik dari tahun ke tahun. Adanya bantuan itu diharapkan kedepan perekonomian di Tulangbawang bisa semakin membaik, terutama kondisi ekonomi para pelaku UMKM guna mewujudkan Tulangbawang sebagai kabupaten udang manis,” harapnya.
Tidak lupa ia juga menyampaikan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tulangbawang yang dilakukan penggiat ekonomi para pelaku UMKM.
Ia menghimbau agar masyarakat khususnya kota Menggala bisa membantu membeli kebutuhan sehari-hari di warung atau toko-toko tradisional yang merupakan usaha mikro.
“Artinya ketika kita berbelanja di warung-warung kecil para pelaku UMKM, tentunya kita juga sudah ikut serta membantu dalam perkembangan dan kemajuan UMKM di Tulangbawang. UMKM kuat, UMKM tangguh, Tulangbawang berjaya,” tandasnya. (Can).
Tulang Bawang
Wakili Bupati, Asisten II Anthoni Hadiri Giat Konferkab IX PWI Tuba Periode 2026-2029
Alteripost Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Anthoni ikut menghadiri konferensi kabupaten IX PWI Tulangbawang periode 2026-2029, Senin (15/6/2026).
Hadir pada kesempatan itu, Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah, Penasehat PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian, Plt Ketua PWI Tulangbawang Lukmansyah, sejumlah unsur Forkopimda Tulangbawang serta sejumlah pejabat setempat lainnya.
Asisten II Anthoni yang mewakili Bupati saat sambutannya mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung atas pelaksanaan kegiatan hari ini.
Ia berharap melalui Konferkab, pengurus dan anggota PWI Kabupaten Tulangbawang dapat melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi, merumuskan langkah-langkah penguatan kelembagaan, menyusun program kerja yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus menentukan arah kepemimpinan untuk masa bakti yang akan datang.
“Kami berharap PWI dapat terus menjadi mitra strategis dalam pembangunan Kabupaten Tulangbawang. Kami menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran, tetapi juga oleh keterbukaan informasi, partisipasi masyarakat, serta pengawasan publik,” tuturnya.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang berkomitmen untuk terus membangun hubungan yang harmonis, terbuka, dan profesional dengan seluruh insan pers.
“Kami percaya bahwa sinergi yang baik antara pemerintah dan media akan memberikan dampak positif bagi terwujudnya Tulangbawang sebagai Kabupaten Udang Manis,” paparnya.
Dirinya juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan dalam sebuah proses demokrasi adalah hal yang wajar. Namun ia berharap perbedaan tersebut tidak menimbulkan perpecahan.
“Siapapun yang nantinya dipercaya memimpin PWI Kabupaten Tulangbawang merupakan pilihan terbaik anggota dan harus mendapat dukungan dari seluruh elemen organisasi,” tututpnya.
Ditempat yang sama, Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah, mengungkapkan bahwa Konferkab IX juga menandai usia organisasi PWI Tulangbawang yang telah mencapai 24 tahun lamanya.
Maka dari itu, di usia yang 24 tahun ini PWI harus menjadi contoh bagi organisasi pers di Tulangbawang. Apalagi mengingat PWI sudah dibekali AD/ART, kode perilaku dan kode etik wartawan sebagai pedoman dalam berorganisasi.
“Konferkab ini juga merupakan forum tertinggi organisasi yang tidak hanya memilih seorang pemimpin (ketua PWI), tetapi juga merumuskan program kerja yang menjadi mandat bagi kepengurusan periode yang akan datang,” tandasnya. (Can)

