Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Hadiri Rakernas XVII APEKSI Tahun 2024
ALTERIPOST – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2024, Selasa (4/6/2024), di BSCC Dome Balikpapan Kalimantan Timur.
Rakernas Apeksi XVII tersebut dibuka secara langsung oleh Presiden Republik IndonesiaIndonesia (RI) Bapak Joko Widodo.
Presiden Jokowi menyampaikan visi besar untuk masa depan kota kota di Indonesia. Dikatakannya, pada tahun 2045 diperkirakan 70 persen penduduk Indonesia akan tinggal di perkotaan, dan secara global pada tahun 2058 angka tersebut akan mencapai 80 persen.
“Hal ini tentunya memiliki dampak menjadikan beban kota semakin berat”. Ujar Presiden RI.
Oleh sebab itu lanjut Presiden RI, perencanaan Kota secara detail harus dimiliki setiap kota di Indonesia.
Presiden juga menekankan pentingnya perencanaan kota yang baik agar semua kota di Indonesia bisa menjadi tempat yang layak huni, nyaman dihuni dan menyenangkan bagi penduduknya. Ungkapnya.
Setelah pembukaan Rakernas Apeksi Tahun 2024 oleh Bapak Presiden, dilanjutkan penyampaian materi oleh Mendagri, Menkeu, Kepala LKPP, Kepala Otorita IKN.(Rls).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

