Lampung
Pj. Gubernur Samsudin Lepas Atlet Perwosi Lampung Ikuti Lomba Senam Kreasi Piala Ibu Negara RI Tahun 2024
Alteripost Bandar Lampung – Pj. Gubernur Lampung Samsudin secara langsung melepas atlet Perwosi Lampung dalam rangka mengikuti Lomba Senam Kreasi Piala Ibu Negara RI Tahun 2024, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Sabtu (13/7/2024)
Dalam kesempatan itu, Pj. Gubernur Samsudin menyampaikan terima kasih dan bangga karena Perwosi Lampung sudah bisa mendaftar dan siap bertanding pada Lomba Senam Kreasi Piala Ibu Negara RI Tahun 2024.
“Saya ucapkan terima kasih dan selamat bertanding kepada para Atlet Perwosi Lampung. Dan nanti Ibu Pj. Gubernur Lampung juga ikut ke sana untuk memberikan support dan semangat,” ujar Samsudin.
Menurut Samsudin, dalam perlombaan terdapat hal-hal yang menjadi perhatian dewan juri. Kalau baru pertama bertanding biasanya belum tahu mendapatkan juara seperti apa.
“Tapi kalau sudah sering, sudah mengamati, apalagi ini penilaiannya adalah penilaian tim, beda dengan kalau dalam pertandingan yang terukur seperti bola voli sudah kelihatan skornya, Kalau ini kan enggak kelihatan skornya. Biasanya kalau sering ikut pertandingan tahulah trik-triknya apa,” ujarnya
Kemudian yang kedua, lanjut Pj. Gubernur Samsudin, karena ini membawa Lampung, tentu harus dijaga. Apa yang harus dilakukan di sana, yang pertama adalah nilai-nilai budaya.
“Kekhasan lampungnya harus muncul disana, Dan mungkin dengan salam Tabikpun boleh, yang lain para pendukungnya langsung menjawab biar orang lain juga pada ikut. Itu mungkin salah satu ciri dan banyak ciri khas budaya yang harus kita tonjolkan yang tidak kalah menarik dari para peserta lainnya,” ujarnya.
Samsudin menilai kelebihan dengan urutan peserta 46 itu bisa dilihat dari nomor 1 sampai 45. “Kalau telaten, kita bisa melihat ternyata di situ sudah ada yang lebih dan kita belum punya, ya kita lengkapin kesempatan untuk lebih menyempurnakannya,” tambahnya.
Pj. Gubernur Samsudin berpesan kepada seluruh atlet untuk menjaga kesehatan.
“Jaga kesehatan, jaga pola tidurnya, karena untuk ke sana harus menjaga kesehatan fisik yang bagus,” ujarnya. (*)
Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji
Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.
Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.
Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.
Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.
“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.
Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

