Lampung
Pj. Gubernur Samsudin Kukuhkan Dwita Ria Gunadi sebagai Ketua Umum DPP Mighrul Lappung Bersatu
Alteripost Bandar Lampung – Pj. Gubernur Lampung Samsudin mengukuhkan Dwita Ria Gunadi sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Mighrul Lappung Bersatu masa bakti 2024-2029 di Aula Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandarlampung, Selasa (16/7/2024).
“Semoga perempuan-perempuan Lampung semakin bersatu, semakin berdaya, dan semakin berjaya dalam mengukir budaya dan masa depan yang lebih baik untuk negeri ini,” harap Samsudin saat menyampaikan ucapan selamatnya.
Samsudin mengatakan bahwa DPP Mighrul Lappung Bersatu bukan sekadar sebuah organisasi, melainkan wadah nyata bagi perempuan-perempuan Lampung untuk bersatu, berkolaborasi dan menginspirasi perubahan positif.
Menurutnya, perempuan Lampung bukan hanya menjadi penjaga warisan budaya yang kaya, tetapi juga menjadi pionir dalam inovasi dan pemersatu dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Dalam era yang serba dinamis seperti sekarang ini, kehadiran organisasi ini sangatlah penting untuk menjaga kearifan lokal, memperkuat solidaritas antarperempuan, serta meningkatkan peran strategis perempuan dalam pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Samsudin juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh pengurus dan anggota DPP Mighrul Lappung Bersatu dalam membangun jaringan, mengembangkan kapasitas dan memberdayakan perempuan-perempuan Lampung.
“Kita semua berharap bahwa organisasi ini akan menjadi agen perubahan yang positif, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional dan nasional,” ujarnya.
Samsudin berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya pengembangan perempuan, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun dalam memperkuat partisipasi politik.
“Mari bersama-sama menjaga semangat kebersamaan dan kekeluargaan dalam organisasi ini, serta teruslah menginspirasi generasi muda untuk meneruskan tongkat estafet perjuangan perempuan-perempuan Lampung,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Mighrul Lappung Bersatu Dwita Ria Gunadi mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya selalu siap dalam mendukung program-program kerja Pemerintah Provinsi Lampung.
Dwita menyampaikan bahwa tema yang diusung dalam acara pengukuhan ini adalah Cahaya Perempuan Lampung : Mengukir Budaya dan Masa Depan.
Ia mengungkapkan bahwa tema ini mencerminkan peran penting perempuan dalam melestarikan dan membangun daerah Lampung.
“Melalui Mighrul Lappung Bersatu kita berharap dapat memperkuat identitas budaya kita dan menjadi inspirasi bagi generasi muda,” ujarnya.
Hadir juga dalam kesempatan tersebut Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Maidawati Samsudin.(*)
Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji
Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.
Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.
Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.
Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.
“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.
Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

