Ekonomi dan Bisnis
PLN UID Lampung dan PMI Kolaborasi Gelar Donor Darah
Alteripost Bandar Lampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menyelenggarakan Kegiatan Donor Darah yang bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama seluruh pegawai dan Tenaga Alih Daya (TAD) akan pentingnya donor darah serta membantu PMI dalam memenuhi ketersedian darah di wilayah Bandar Lampung. Selasa (27/8/2024).
Kegiatan kemanusiaan yang melibatkan puluhan pegawai dan Tenaga Alih Daya (TAD) PLN UID Lampung yang dilaksanakan di Kantor PLN UID Lampung.
Donor darah telah menjadi kegiatan yang rutin dilakukan PLN UID Lampung setiap 2-3 bulan. Hal itu menegaskan bahwa PLN sebagai perusahaan BUMN selalu berkomitmen untuk menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan.
Darma Saputra, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Lampung yang menjadi peserta donor darah mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian sesama. Darma mengaku senang sekali terkait penyelenggaraan donor darah, terkait kegiatan kemanusiaan dan bangga karena PLN, tempatnya bekerja melakukan kegiatan kemanusiaan secara rutin.
“PLN dan PMI rutin melaksanakan kegiatan donor darah setiap 2 atau 3 bulanan. Yang di targetkan kepada seluruh pegawai serta TAD. Saya harap kegiatan ini terus dilakukan secara rutin dan menjadi kegiatan wajib di PLN UID Lampung,” ucap Darma.
Hal yang sama diungkapkan Fisba Asfihana selaku pegawai PLN UID Lampung yang juga menjadi pendonor pada Selasa (27/08). Menurut Fisba, menjadi pendonor darah merupakan bukti bahwa dirinya dalam keadaan sehat dan merupakan kegiatan yang senang dilakukan karena dapat bermanfaat untuk sesama.
“Berdasarkan data base dari pihak PMI, ini donor yang ke-30, saya selalu mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan PLN dan PMI. Kegiatan ini sangat positif karena kita berkesempatan untuk berbagi manfaat kepada sesama, harapannya semoga kegiatan ini bisa konsisten. Karena sesuai dengan slogan PMI ‘Setetes Darah Yang di Berikan Menyelamatkan Kehidupan Seseorang,” ujar Fisba.
Sementara itu, Abdullah Mukhsinin selaku Kepala Bagian Pengolahan Darah PMI Kota Bandar Lampung menyampaikan PMI menyambut baik inisiatif kegiatan yang diadakan oleh PLN ini, karena dukungan dari berbagai instansi sangat dibutuhkan untuk mengumpulkan darah siap donor khususnya di Kota Bandar Lampung.
“Kegiatan donor darah di PLN UID Lampung ini rutin dilakukan. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin lebih baik lagi sehingga segenap pegawai dan seluruh TAD di PLN juga dapat berkesempatan untuk saling membantu sesama dalam kegiatan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan darah,” tuturnya.
Abdullah juga memaparkan beberapa tips yang perlu diperhatikan pendonor sebelum melakukan donor darah, diantaranya:
1. Tubuh harus dalam kondisi sehat dan fit.
2. Istirahat cukup, lebih dari 4 jam.
3. Makan makanan yang bergizi.
4. Bagi pendonor perempuan, tidak dalam kondisi hamil atau menstruasi.
5. Pendonor tidak sedang mengkonsumsi obat-obatan.
6. Lebih dari 60 hari sejak donor sebelumnya.
7. Usia pendonor mulai 17 tahun hingga 60 tahun. (Rls).
Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji
Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.
Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.
Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.
Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.
“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.
Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

