Connect with us

Lampung

Pj. Gubernur Samsudin Sambut Baik Diselenggarakannya Pekan Olahraga dan Seni Antar Santri

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pj. Gubernur Lampung Samsudin menyambut baik dan dengan rasa bangga diselenggarakannya Pekan Olahraga dan Seni Antar Santri Diniyah (Porsadin) VI Tingkat Nasional yang akan digelar 15-17 November 2024, di Universitas Islam An Nur Lampung, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

Hal itu disampaikan Samsudin saat menerima kunjungan Panitia Porsadin VI Tingkat Nasional di Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandarlampung, Kamis (31/10/2024).

“Kami menyambut dengan bangga atas akan dilaksanakannya Porsadin VI Tingkat Nasional di Provinsi Lampung,” ujar Samsudin.

Samsudin mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan memberikan dukungan demi suksesnya acara tersebut. “Seperti untuk angkutan bus, tenda, dan toilet portable. Kami sangat mendukung kegiatan ini,” katanya.

Porsadin sendiri merupakan ajang 2 tahunan yang terdiri dari berbagai lomba, seperti lomba membaca kitab kuning, tahfidz juz ‘amma, pidato bahasa Arab, kaligrafi, bulu tangkis dan lainnya.

Rektor Universitas Islam An Nur Lampung Andi Warsino selaku Ketua Panitia mengatakan dibutuhkan support dari Pemprov agar Lampung sebagai tuan rumah Porsadin berjalan sukses dan lancar.

“Kami meminta kehadiran Bapak Gubernur didalam acara tersebut. Kami juga telah mengundang Menteri Agama RI Nasaruddin Umar,” ujar Andi.

Porsadin VI Tingkat Nasional di Provinsi Lampung ini direncanakan akan menghadirkan kurang lebih 3.000 orang dan turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, ulama terkemuka serta seluruh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama se- Indonesia.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Pemprov Lampung Matangkan Langkah Strategis Menuju Tuan Rumah PON XXIII 2032

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai mempersiapkan diri sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032. Bersama KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pemprov Lampung terus mematangkan langkah strategis melalui diskusi intensif dengan Tim Visitasi dan Verifikasi KONI Pusat di Ruang Rapat Gubernur, Rabu (15/4/2026).

Pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan daerah, baik dari sisi infrastruktur, pembinaan atlet, hingga dampak ekonomi yang akan dihasilkan. Sejumlah catatan strategis dari KONI Pusat langsung ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya serius Pemprov Lampung dalam memenuhi seluruh indikator penilaian.

Ketua Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP) KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, mengapresiasi langkah progresif Pemprov Lampung yang terus mendorong percepatan persiapan. Ia menekankan pentingnya kepastian pembagian venue cabang olahraga antara Lampung dan Provinsi Banten sebagai mitra tuan rumah, termasuk untuk beberapa cabang olahraga di bawah Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) serta cabang angkat berat.

Menanggapi hal tersebut, Sekdaprov Marindo mengatakan bahwa Pemprov Lampung menegaskan kesiapan untuk segera menyelesaikan berbagai aspek teknis, termasuk perencanaan pembangunan sport center sebagai salah satu infrastruktur utama yang menjadi perhatian dalam proses evaluasi nasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sarana olahraga di Lampung.

Selain infrastruktur, lanjut Marindo, Pemprov Lampung juga menaruh perhatian besar pada peningkatan prestasi atlet. Sejalan dengan arahan KONI Pusat, pembinaan atlet akan dilakukan secara berkelanjutan sejak dini guna menciptakan kontingen yang tangguh dan kompetitif di tingkat nasional hingga internasional.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari visi besar Lampung dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.

Tidak hanya berorientasi pada sukses penyelenggaraan, Pemprov Lampung juga memaksimalkan peluang PON sebagai penggerak ekonomi daerah. Pengembangan sport industry menjadi fokus utama dengan melibatkan pelaku UMKM, sektor kuliner, dan perhotelan secara terintegrasi.

Dengan pendekatan ini, perhelatan PON diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal, Pemprov Lampung juga mendorong penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Kolaborasi dengan aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Tinggi dan Kepolisian akan dilakukan guna memastikan setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan berjalan sesuai koridor hukum.

Melalui langkah-langkah strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis dapat memenuhi seluruh persyaratan dan tampil sebagai tuan rumah yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu memberikan legacy pembangunan olahraga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa depan. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading