Lampung
Pj Gubernur Lampung Lantik Ir. Fredy SM sebagai Penjabat Sekdaprov Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Penjabat Gubernur Lampung melantik dan mengambil Sumpah Jabatan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Ir. Fredy SM, M.M.,CGCAE, di Balai Keratun Lt.3, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat (01/11/2024).
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor : 800.1.3.3/5581/VI.04/2024 tentang pengangkatan penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung. Berdasarkan surat tersebut Gubernur Lampung menetapkan mengangkat Ir. Fredy SM, M.M.,CGCAE jabatan Inspektur Provinsi Lampung sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung.
Pj. Gubernur Lampung Samsudin menerangkan, bahwa berdasarkan peraturan perundang-undangan, batas usia pensiun bagi Pejabat Pimpinan Tinggi adalah 60 tahun. Kemudian mengingat bahwa Per 1 November 2024, Fahrizal Darminto telah memasuki masa purna tugas, maka untuk mengisi kekosongan jabatan Sekretaris Daerah, maka dilantik pejabat yang memenuhi syarat dan berkompeten, yaitu Ir. Fredy SM, M.M.,CGCAE.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung saya mengucapkan selamat atas amanah yang telah diberikan, saya yakin Pak Fredy akan melanjutkan estafet kepemimpinan dengan baik dan membawa Provinsi Lampung ke arah yang lebih maju,” ucapnya.
Kepemimpinan yang baik menurut Pj. Gubernur adalah seperti nahkoda yang menuntun kapal menuju pelabuhan tujuan. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai, tetapi juga harus memiliki visi yang jelas dan integritas yang tinggi.
“Saya yakin, dengan kepemimpinan yang baru, kita akan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan tata kelola pemerintahan yang baik,” ucapnya.
“Mari kita bersama-sama mendukung Penjabat Sekretaris Daerah yang baru dalam mewujudkan visi kita untuk membangun Provinsi Lampung yang lebih maju dan sejahtera,” ajak Pj. Gubernur.
Pada kesempatan tersebut Pj. Gubernur juga mengucapkan selamat atas turut dilantiknya Siti Fatimah fredy sebagai Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung.
“Semoga dapat mengemban amanah dengan baik dan membawa DWP Provinsi Lampung semakin maju dan berkontribusi bagi masyarakat, Saya berpesan agar Dharma Wanita ini bisa digerakkan sampai tingkat Kabupaten/Kota, cek juga DWP yang ada di OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, agar semua Dharma wanita ini dapat berjalan dengan baik mendukung program pembangunan di Lampung,” pungkas Pj. Gubernur. (*)
Lampung
Pemprov Lampung Matangkan Langkah Strategis Menuju Tuan Rumah PON XXIII 2032
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai mempersiapkan diri sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032. Bersama KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pemprov Lampung terus mematangkan langkah strategis melalui diskusi intensif dengan Tim Visitasi dan Verifikasi KONI Pusat di Ruang Rapat Gubernur, Rabu (15/4/2026).
Pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan daerah, baik dari sisi infrastruktur, pembinaan atlet, hingga dampak ekonomi yang akan dihasilkan. Sejumlah catatan strategis dari KONI Pusat langsung ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya serius Pemprov Lampung dalam memenuhi seluruh indikator penilaian.
Ketua Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP) KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, mengapresiasi langkah progresif Pemprov Lampung yang terus mendorong percepatan persiapan. Ia menekankan pentingnya kepastian pembagian venue cabang olahraga antara Lampung dan Provinsi Banten sebagai mitra tuan rumah, termasuk untuk beberapa cabang olahraga di bawah Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) serta cabang angkat berat.
Menanggapi hal tersebut, Sekdaprov Marindo mengatakan bahwa Pemprov Lampung menegaskan kesiapan untuk segera menyelesaikan berbagai aspek teknis, termasuk perencanaan pembangunan sport center sebagai salah satu infrastruktur utama yang menjadi perhatian dalam proses evaluasi nasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sarana olahraga di Lampung.
Selain infrastruktur, lanjut Marindo, Pemprov Lampung juga menaruh perhatian besar pada peningkatan prestasi atlet. Sejalan dengan arahan KONI Pusat, pembinaan atlet akan dilakukan secara berkelanjutan sejak dini guna menciptakan kontingen yang tangguh dan kompetitif di tingkat nasional hingga internasional.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari visi besar Lampung dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.
Tidak hanya berorientasi pada sukses penyelenggaraan, Pemprov Lampung juga memaksimalkan peluang PON sebagai penggerak ekonomi daerah. Pengembangan sport industry menjadi fokus utama dengan melibatkan pelaku UMKM, sektor kuliner, dan perhotelan secara terintegrasi.
Dengan pendekatan ini, perhelatan PON diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal, Pemprov Lampung juga mendorong penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Kolaborasi dengan aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Tinggi dan Kepolisian akan dilakukan guna memastikan setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan berjalan sesuai koridor hukum.
Melalui langkah-langkah strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis dapat memenuhi seluruh persyaratan dan tampil sebagai tuan rumah yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu memberikan legacy pembangunan olahraga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa depan. (Rls)

