Connect with us

Kota Metro

Pj. Sekdaprov Lampung Tutup Acara Main Bareng Offroader Nusantara 3

Published

on

Alteripost Metro – Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fredy menutup acara Main Bareng (Mabar) Offroader Nusantara III, di Halaman Parkir Stadion Tejo Sari, Metro Timur, Metro, Minggu (10/11/2024).

Acara ini diselenggarakan dalam rangka Hari Pahlawan Tahun 2024 sekaligus Anniversary SKIn ke-23, yang berlangsung sejak 8-10 November 2024.

Dalam sambutannya, Fredy menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Mabar Offroader Nusantara III yang bertemakan “Semangat Pahlawan Berkobar Dalam Jiwa Offroader Nusantara, Bersatu Untuk Negeri Indonesia Jaya!!!”.

Menurutnya, tema ini sangat relevan dengan jiwa offroader Nusantara. “Semangat pantang menyerah, keberanian melawan tantangan, dan tekad untuk menjelajahi alam yang sering kali berat dan penuh risiko, adalah sikap yang kita warisi dari para pahlawan kita,” ujar Fredy.

Para pahlawan telah menunjukkan bagaimana keberanian dan pengorbanan bisa menjadi dasar kekuatan bangsa. “Jiwa kepahlawanan itulah yang perlu kita kobarkan terus dalam diri setiap insan Nusantara, termasuk para offroader yang hari ini berkumpul di sini,” ujarnya.

Fredy mengungkapkan rasa bangga atas kehadiran peserta off roader dari berbagai daerah.
Provinsi Lampung dengan beragam kekayaan alamnya menawarkan tantangan tersendiri bagi kegiatan offroad.

“Kami berharap bahwa dalam kegiatan ini, offroader dapat menikmati alam Lampung yang indah sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan, sejalan dengan semangat “Bersatu untuk Negeri Indonesia
Jaya,” ujarnya.

Fredy juga mengucapkan selamat kepada para pemenang yang telah berhasil meraih prestasi dalam kompetisi ini.
Dirinya menyakini bahwa perjuangan untuk mencapai prestasi tersebut bukanlah sesuatu yang mudah. Namun, melalui kerja keras, ketangguhan, dan kerjasama, akhirnya Anda berhasil sampai di titik finish.

“Semoga kemenangan ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus maju, tidak hanya di jalur offroad, tetapi juga dalam menghadapi setiap tantangan kehidupan,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua SKIn Pengda Lampung, Wawan Sah mengatakan bahwa kegiatan tahunan Mabar III Offroader Nusantara Tahun 2024 yang digelar Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Pengda Lampung ini, dilaksanakan selain sebagai ajang silaturahmi, namun juga dalam rangka memasyarakatkan Olahraga Offroad.

Pada tahun ketiga ini, jelas Wawan, Mabar Offroader Nusantara mengusung tema “Semangat Pahlawan Berkobar Dalam Jiwa Offroader Nusantara, Bersatu Untuk Negeri, Indonesia Jaya”.

Pada hari pertama, para peserta melakukan registrasi, scruting atau proses pemeriksaan teknis kendaraan dan brefing peserta.

Dilanjutkan pada hari kedua yaitu opening ceremony dan pelepasan para peserta Mabar 4×4 Fun Offroad, dan 4×4 Extreme Offroad di Hutan Karet Kebun PTPN1 Regional 7 Wilayah Trikora Lampung Selatan.

Dan di hari ketiganya, pelaksanaan Rolling Thunder Komunitas 4×2, Main Bareng 4×4 Fun Offroad, 4×4 Extreme Offroad di Hutan Kota Stadion Tejosari Kota Metro.

Dalam memeriahkan Mabar III Offroader Nusantara 2024, terdapat sejumlah Doorprize dan uang tunai bagi para pemenang.
Adapun hadiah doorprize seperti kulkas, mesin cuci, rice boox, kipas angin, dan lain-lain. Sedangkan hadiah tunai diberikan kepada untuk 4X4 FUN OFFROAD Senilai Rp1.000.000,-, 4×4 EXTREME OFFROAD senilai, Rp1.000.000,-, dan Hadiah Utama Tim baik 4×4 Fun dan 4×4 EXREME Senilai Rp10.000.000,-.

Kegiatan ini terlaksana kerjasama antara SKIn Pengda Lampung, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Metro.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Kota Metro

Gubernur Mirza Pastikan Drainase dan Tambal Sulam Jalan Rampung Sebelum Idulfitri

Published

on

Alteripost Metro – Pemerintah Provinsi Lampung lakukan langkah percepatan penanganan kerusakan jalan melalui pemeliharaan jalan provinsi untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal secara langsung meninjau langsung penanganan reaksi cepat pemeliharaan jalan provinsi di Ruas Jalan Pattimura, Kota Metro, sertaq Ruas Metro–Kota Gajah, Senin (23/2/2026). Pemeliharaan jalan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan aman dilalui masyarakat.

Langkah tersebut merupakan bagian dari percepatan penanganan kerusakan jalan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK). Upaya ini ditempuh guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, terutama selama Ramadhan di tengah intensitas hujan yang masih tinggi.

Seluruh jalan provinsi yang telah masuk dalam daftar pemeliharaan ditargetkan selesai ditangani sebelum Lebaran.

Di Ruas Jalan Pattimura, Gubernur Mirza memastikan perbaikan berupa penutupan lubang dan perataan badan jalan dilaksanakan secara cepat serta sesuai standar teknis. Ia menegaskan, kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas agar masyarakat daapt melintasi dengan aman dan nyaman.

Menurutnya, kerusakan jalan tidak hanya disebabkan oleh faktor beban kendaraan, tetapi juga akibat sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Aliran air yang tersumbat bahkan meluap hingga ke badan jalan dinilai menjadi penyebab utama kerusakan.

“Drainase harus dipastikan bersih dan berfungsi dengan baik agar air tidak menggenang dan merusak badan jalan,” ujarnya.

“Untuk sementara ini, kita melakukan pemeliharaan jalan sehingga masyarakat dapat melintasi dengan aman dan nyaman,” tambah Gubernur Mirza.

Seusai lebaran, Ruas Jalan Pattimura sepanjang 1 Km dimaksud akan dilakukan pembangunan infrastruktur jalan menggunakan metode rigid beton dengan anggaran sekitar Rp.10 miliar.

Sementara itu, di Ruas Metro–Kota Gajah, Gubernur Mirza meninjau pengerukan saluran air di bahu jalan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar dan mencegah genangan yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan.

Diruas jalan tersebut juga akan dilakukan penutupan lubang dan perataan badan jalan.

Gubernur Mirza menambahkan, pemeliharaan tersebut merupakan langkah respons cepat untuk menjaga kelancaran distribusi barang dan mobilitas warga selama Ramadhan dan menjelang idul fitri.

Pada kesempatan itu, dilakukan Peninjauan di Ruas Bandar Jaya – Simpang Mandala, Lampung Tengah. Dimana pada tahun 2025 sudah dilakukan pembangunan infrastruktur jalan dengan metode rigid beton.

Selain ketiga ruas tersebut, penanganan terpadu juga dilakukan di sejumlah ruas strategis lainnya oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di masing-masing wilayah, antara lain Ruas Kali Rejo–Bangun Rejo, Ruas Kotabumi–Bandar Abung, serta Ruas Daya Murni–Gunung Batin.

Selain penanganan darurat dan preventif, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyiapkan program pembangunan infrastruktur pada 62 ruas jalan provinsi yang akan dilaksanakan setelah Lebaran. Percepatan program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan, mendukung distribusi barang dan jasa, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Lampung.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menegaskan bahwa penanganan ini bersifat pemeliharaan rutin dan darurat, dengan fokus pada penambalan dan perbaikan titik-titik rusak di ruas jalan provinsi.

“Untuk kepentingan mudik, jalan provinsi harus aman dan nyaman dilalui. Ruas yang masuk pemeliharaan kami tangani sebelum Lebaran, supaya tidak ada lubang yang membahayakan masyarakat,” ujar Taufiqullah.

Ia menegaskan bahwa pekerjaan tersebut berbeda dengan pembangunan 62 ruas jalan tahun 2026. Kegiatan pemeliharaan dilakukan sekarang untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, sementara pembangunan 2026 tetap mengikuti tahapan pengadaan dan akan dilaksanakan setelah proses tender selesai pasca Lebaran.

“Jadi perlu kami luruskan, pemeliharaan menjelang Lebaran jalan terus, sedangkan pembangunan 2026 tetap sesuai aturan dan jadwal setelah tender. Ini dua proses yang berbeda dan tidak saling tumpang tindih,” jelasnya.

“Prinsipnya sederhana, jangan biarkan masyarakat mudik di jalan berlubang. Soal pembangunan 2026, itu tetap kami siapkan secara matang agar pekerjaan fisik bisa langsung berjalan setelah seluruh proses administrasi selesai,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Pemprov Lampung menegaskan komitmennya menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik, sekaligus memastikan program pembangunan jalan tahun 2026 berjalan tertib, jelas, dan sesuai ketentuan.

Melalui langkah tersebut, Pemprov Lampung menegaskan komitmennya menjaga kemantapan dan kelayakan infrastruktur jalan agar tetap berfungsi optimal, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading