Connect with us

Lampung Selatan

Plt Bupati Lamsel Pimpin Upacara Hari Pahlawan ke-79 Hingga Tabur Bunga

Published

on

Alteripost Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamael) menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan ke-79. Upacara yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Lapangan Korpri, Kalianda, Minggu (10/11/2024).

Dalam upacara kali ini, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara, Kapten Inf. Imron Nata selaku Danramil Sidomulyo didapuk sebagai Komandan Upacara.

Turut hadir juga Anggota Forkopimda Kabupaten Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Selain dihadiri para Aparatur Sipil Negara (ASN), upacara tersebut juga diikuti unsur TNI dan Polri, pramuka, pelajar, mahasiswa, dan sejumlah organisasi masyarakat di Lampung Selatan.

Upacara diawali laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih yang dipimpin oleh Inspektur Upacara diiringi Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Kemudian mengheningkan cipta dan pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara, serta pembacaan teks Pembukaan UUD 1945 oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Merik Havit.

Setelah itu, pembacaan pesan-pesan pahlawan oleh perwakilan dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lampung Selatan, Amanat Inspektur Upacara, dan ditutup dengan doa dari Kementerian Agama Lamsel.

Dalam amanatnya, Pandu Kesuma Dewangsa mengatakan, dilaksanakannya upacara peringatan Hari Pahlawan tersebut bukan sekedar mengenang jasa para pahlawan.

“Kegiatan ini menjadi momen untuk merefleksikan diri, bagaimana kita sebagai generasi penerus dapat melanjutkan semangat dan nilai-nilai perjuangan mereka (pahlawan) dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Plt Bupati Pandu mengawali sambutannya.

Pandu yang menyampaikan amanat Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf itu menyebut, bahwa tema Hari Pahlawan Tahun 2024 adalah “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”.

Dimana kata Pandu, tema tersebut memiliki makna yang mendalam. Yakni “Teladani Pahlawanmu” yang mengandung pesan bahwa setiap pemikiran dan perbuatan kita hendaknya selalu diilhami oleh semangat kepahlawanan.

“Sedangkan “Cintai Negerimu” berarti bahwa segala bentuk pengabdian kita harus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa Indonesia,” kata Pandu.

Pandu berharap, peringatan Hari Pahlawan dari tahun ke tahun tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi menjadi momentum yang melahirkan semangat baru.

“Harapan kita, akan selalu muncul warga negara Indonesia yang menghadirkan inovasi baru dalam mengimplementasikan nilai-nilai kepahlawanan sesuai tantangan zaman,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Pandu juga berpesan kepada seluruh peserta upacara agar jangan pernah lelah untuk terus meneladani dan mewariskan nilai-nilai kepahlawanan.

“Mari kita implementasikan semangat kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat. Mulai dari diri sendiri, hal-hal kecil, demi kemaslahatan bersama,” pesannya.

Setelah seluruh rangkaian upacara di Lapangan Korpri berakhir, Plt Bupati Pandu Kesuma Dewangsa dan Anggota Forkopimda Lampung Selatan kemudian melakukan apel dan ziarah serta tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa, Kalianda.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Bupati Egi Dorong SPPG Bandar Agung Tak Hanya Penuhi Gizi, tetapi Juga Gerakkan Ekonomi Warga

Published

on

Alteripost Sragi – Senyum dan antusiasme anak-anak mewarnai kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T Bandar Agung di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.

Bagi mereka, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus menghemat uang jajan.

Respons positif tersebut terlihat saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, berinteraksi langsung dengan para siswa dalam peresmian SPPG 3T Bandar Agung, Rabu (14/10/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan gizi, terutama bagi anak-anak di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

Peresmian di Kabupaten Lampung Selatan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Egi bersama Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN), Zainuri.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Peresmian Serentak SPPG Tahap II di Wilayah Indonesia Tengah dan Barat, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Peresmian yang dipusatkan di Provinsi Aceh itu diikuti 16 provinsi, dengan total 980 SPPG di wilayah 3T Indonesia bagian tengah. Langkah ini menjadi bagian dari perluasan jangkauan Program MBG agar manfaat pemenuhan gizi dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

Saat berdialog dengan para siswa, Egi menanyakan tanggapan mereka terhadap makanan yang disediakan melalui program tersebut.

Anak-anak menyampaikan bahwa mereka senang dengan menu MBG. Selain memperoleh makanan, mereka juga merasakan manfaat karena dapat menghemat uang jajan.

Mendengar jawaban itu, Egi mengajak para siswa menyampaikan rasa terima kasih atas hadirnya program tersebut.

“Kalau senang, kita harus bilang terima kasih kepada Bapak Presiden,” tuturnya.

Bagi Egi, antusiasme anak-anak menjadi gambaran penting tentang bagaimana program pemenuhan gizi diterima oleh penerima manfaat. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari pelaksanaannya, melainkan juga dari kualitas pelayanan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Karena itu, ia mengapresiasi Badan Gizi Nasional dan seluruh pihak yang telah bersinergi dalam menghadirkan SPPG di Kecamatan Sragi. Menurutnya, koordinasi dan pengawasan perlu terus diperkuat agar pelayanan berjalan optimal dan sesuai dengan tujuan program.

Egi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan SPPG. Ia mengaitkan hal tersebut dengan program HELAU yang dikembangkan Pemkab Lampung Selatan untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul.

“Kita punya program Desa HELAU. Semoga SPPG-nya juga bisa menjadi SPPG HELAU, biar cantik SPPG-nya,” ujar Egi.

Selain mendukung pemenuhan gizi anak, keberadaan SPPG di wilayah Sragi diharapkan membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha setempat. Petani, peternak, dan pemasok bahan pangan lokal berpotensi terlibat dalam rantai pasok kebutuhan SPPG, sehingga manfaat program dapat menjangkau sektor ekonomi masyarakat.

Keterlibatan pelaku usaha lokal tersebut perlu dibangun melalui kemitraan yang saling menguntungkan, dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan, dan ketersediaan bahan pangan. Dengan demikian, perluasan layanan gizi juga berpeluang menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih luas di sekitar wilayah pelayanan.

Melalui kehadiran SPPG 3T Bandar Agung, Pemkab Lampung Selatan berharap akses pelayanan pemenuhan gizi semakin luas, khususnya bagi anak-anak di wilayah pelosok.

Di saat yang sama, kolaborasi antara pemerintah, pengelola SPPG, dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading