Politik
Diikuti 80 Anak, Paslon Qudrotul-Hankam Kembali Gelar Sunatan Massal di Kecamatan Dente Teladas
Alteripost Tulang Bawang – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan-Hankam Hasan kembali menggelar kegiatan bhakti sosial sunatan massal yang dilakukan di Kampung Kekatung, Kecamatan Dente Teladas, Senin (11/11/2024).
Sunatan massal tersebut di ikuti sebanyak 80 anak di wilayah Kampung Kekatung dan sekitarnya di Kecamatan Dente Teladas setempat.
Sebelumnya pasangan calon dengan nomor urut dua tersebut telah menggelar sunatan massal juga di Kecamatan Menggala dengan diikuti sebanyak 79 orang anak.
“Kami secara pribadi mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim dan pak Arif selaku tuan rumah yang telah membantu dan menginisiasi kegiatan sunatan massal di Kampung Kekatung hari ini,” ungkap Qudrotul Ikhwan didampingi Hankam Hasan.
Bahkan pihaknya juga mengapresiasi dengan antusias masyarakat sekitar yang hadir untuk menghantarkan anaknya mengikuti sunatan massal tersebut.
“Semogga setelah disunat nanti, anak-anak yang mengikuti kegiatan hari ini semakin sehat dan sholeh kedepannya,” ucap dia.
Selain itu dirinya berpesan kepada seluruh orang tua yang hadir untuk bersama mengawasi keluarga, khususnya anak-anak dari bahayanya peredaran narkoba.
“Mari awasi keluarga kita dari bahaya narkoba, Bapak-ibu sekalian saya titip khususnya anak laki-laki bapak sekalian masing-masing. Jauhi dan jangan pernah sentuh narkoba,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan banyak program yang akan dilakukan kedepannya guna memajukan Kabupaten Tulangbawang lebih baik lagi.
“Karena komitmen kami jelas, sesuai slogan yang nyata nyata aja. Maka dari mari sama-sama kita coblos nomor urut 2. Bersama Qudrotul Ikhwan-Hankam Hasan mari kita bergandengan tangan guna memajukan Tulangbawang semakin maju dan berkembang,” ajak Qudrotul Ikhwan.
Ditempat yang sama, Rusik Santoso warga setempat mewakili para orang tua anak mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian melalui program sunatan massal hari ini.
“Saya mewakili para wali orang tua yang dikhitan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian bapak Qudrotul Ikhwan-Hankam Hasan kepada masyarakat khususnya di Kampung Kekatung,” tutur dia.
Ia berharap kampung-kampung di Kecamatan Dente Teladas kedepannya dapat semakin maju dan tidak terisolir.
“Dan hari ini semua sudah mulai dirasakan, sejumlah jalan tanah sudah dibantu ratakan (rapihkan) secara pribadi oleh Pak Qudrotul-Hankam. Ini yang kami harapkan yang nyata nyata saja,” terang dia.
Dengan niat baik tersebut dirinya menuturkan semogga pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut dua Qudrotul Ikhwan-Hankam Hasan bisa terpilih dan menjadi pemimpin di Kabupaten Tulangbawang periode 2024-2029 kedepannya. (Can)
Politik
Belum Ada SK, Rycko Menoza Dorong Pelantikan Pengurus Golkar Bandar Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Pelantikan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung masih menjadi tanda tanya setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar pada Senin (21/9/2026).
Persoalan tersebut mencuat setelah adanya perbedaan informasi mengenai proses penyusunan kepengurusan pasca-Musda. Ketua terpilih Rycko Menoza kemudian menggelar konferensi pers pada Selasa (22/9/2026) untuk memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut.
Rycko Menoza mengatakan, setelah dirinya ditetapkan sebagai ketua terpilih, proses penyusunan kepengurusan seharusnya dilakukan melalui tim formatur yang telah dibentuk dalam Musda.
Menurutnya, tim formatur memiliki peran penting dalam membahas dan menyepakati komposisi kepengurusan sebelum ditetapkan secara resmi.
Namun, Rycko mengaku mendapatkan informasi bahwa tim formatur belum melakukan rapat untuk membahas susunan kepengurusan secara bersama-sama. Di sisi lain, secara tiba-tiba muncul susunan kepengurusan yang beredar.
“Dari tim formatur sendiri menyampaikan bahwa mereka belum mengadakan rapat apa pun. Tetapi tiba-tiba sudah ada susunan kepengurusan. Ini yang kemudian menjadi pertanyaan bagi kami,” ujar Rycko Menoza dalam konferensi pers, Selasa (22/9/2026).
Menurut Rycko, kondisi tersebut perlu segera diperjelas agar tidak menimbulkan kebingungan di internal Partai Golkar Kota Bandar Lampung.
Ia menilai, setelah Musda selesai, tahapan berikutnya seharusnya dapat berjalan secara terarah sehingga kepengurusan baru segera terbentuk dan dapat menjalankan roda organisasi.
Ingin Segera Bekerja
Rycko menegaskan, pihaknya tidak ingin persoalan mengenai susunan kepengurusan berlarut-larut. Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah adanya kejelasan mengenai struktur kepengurusan sehingga roda organisasi dapat segera berjalan.
Ia mengatakan, dirinya bersama jajaran yang nantinya menjadi bagian dari kepengurusan pada dasarnya telah siap bekerja menjalankan program-program Partai Golkar di Kota Bandar Lampung.
“Kami mau bekerja, tetapi apa daya SK kami belum ada. Jadi harapan kami pelantikan ini segera dilaksanakan dengan kepengurusan yang jelas. Kami ingin segera bekerja dan menjalankan apa yang menjadi tanggung jawab kami,” katanya.
Rycko menyebut, kejelasan kepengurusan menjadi penting karena setelah proses Musda, organisasi membutuhkan kepastian mengenai siapa saja yang akan menjalankan tugas dan fungsi di jajaran DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung.
Dengan adanya kepengurusan yang telah ditetapkan secara resmi, berbagai agenda organisasi diharapkan dapat segera dijalankan tanpa terkendala persoalan administratif maupun ketidakjelasan struktur.
Tim Formatur Akan Gelar Rapat Lanjutan
Sementara itu, dari sisi tim formatur, munculnya susunan kepengurusan yang telah beredar menjadi bagian dari persoalan yang akan dibahas lebih lanjut.
Tim formatur menyatakan akan kembali menggelar rapat lanjutan untuk membahas penyusunan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung.
Rapat tersebut nantinya menjadi forum untuk membahas komposisi kepengurusan serta memastikan struktur organisasi yang akan diajukan secara resmi.
Tim formatur juga menegaskan bahwa proses penyusunan kepengurusan masih perlu dibahas bersama agar terdapat kesepahaman di antara pihak-pihak yang memiliki mandat dalam tim formatur.
Dengan adanya rencana rapat lanjutan tersebut, proses penyusunan kepengurusan diharapkan dapat segera menemukan titik terang sehingga tidak lagi menimbulkan simpang siur di internal partai.
Rycko berharap hasil rapat formatur nantinya dapat menjadi dasar untuk segera menyelesaikan tahapan administrasi kepengurusan hingga penerbitan Surat Keputusan (SK) dan pelantikan.
Dorong Penyelesaian Secara Internal
Rycko juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan tersebut melalui mekanisme organisasi.
Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembentukan kepengurusan memiliki kepentingan yang sama, yakni memastikan Partai Golkar Kota Bandar Lampung dapat segera menjalankan agenda organisasi.
Ia berharap proses pembahasan di tingkat formatur dapat berlangsung secara terbuka dan menghasilkan keputusan yang dapat diterima bersama.
“Intinya kami berharap semuanya segera jelas. Kalau kepengurusan sudah jelas, SK sudah ada, kemudian dilantik, kami bisa langsung bekerja. Jangan sampai karena persoalan administrasi dan kepengurusan ini, kerja-kerja organisasi justru tertunda,” pungkas Rycko Menoza.
Dengan demikian, tahapan pasca-Musda XI saat ini masih menunggu hasil pembahasan tim formatur. Kepengurusan yang sebelumnya beredar juga masih menjadi bagian dari persoalan yang perlu diklarifikasi dan disesuaikan dengan hasil rapat formatur.
Sementara itu, hingga Selasa (22/9/2026), waktu pelantikan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2026–2031 belum ditetapkan secara pasti.
Rapat lanjutan tim formatur diharapkan menjadi langkah untuk memperjelas komposisi kepengurusan sekaligus mempercepat proses penerbitan SK dan pelantikan pengurus baru. (Radian)

