Lampung Selatan
Diskominfo Kabupaten Lampung Selatan Launching Aplikasi Mata Elang Pembangunan, Menuju Satu Data Indonesia
Alteripost Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) secara resmi meluncurkan aplikasi Mata Elang Pembangunan, di Aula Negeri Baru Resort, Kalianda, Kamis (14/11/2024).
Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Pemkab Lampung Selatan, Achmad Herry serta dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah dan diikuti pejabat eselon III terkait pada perangkat daerah di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.
Kepala Bidang Tata Kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan, Delfarizy menyampaikan, aplikasi Mata Elang Pembangunan melibatkan berbagai perangkat daerah untuk mengumpulkan dan memvalidasi data pembangunan.
Delfarizy bilang, semua data yang diperoleh akan disimpan dalam sistem terpusat yang mudah diakses oleh pihak yang berkepentingan, guna mewujudkan konsep satu data di Bumi Khagom Mufakat.
“Pengelolaan data dan informasi akan dirancang dengan prinsip satu data dan berbagi data melalui pengelolaan data yang terpusat,” kata Delfarizy saat menyampaikan laporan kegiatan.
Delfarizy berharap, aplikasi tersebut dapat menjadi solusi dalam mengintegrasikan dan menyatukan seluruh data pembangunan daerah, sehingga dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien oleh semua pihak terkait.
“Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat dan terwujudnya digitalisasi pemerintah dalam rangka reformasi birokrasi dan keterpaduan SPBE,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili Bupati Lampung Selatan, Achmad Herry mengatakan, bahwa aplikasi Mata Elang Pembangunan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pengambilan keputusan.
Dengan data yang akurat dan terpadu, pemerintah dapat melakukan analisis kebutuhan pembangunan secara lebih mendetail dan tepat sasaran, demi mendukung kesejahteraan masyarakat di Lampung Selatan.
“Aplikasi ini juga diharapkan dapat mendukung terwujudnya Satu Data Indonesia dengan berbagi data antar instansi secara lebih efektif,” kata mantan Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan ini.
Achmad Herry menambahkan, dengan adanya aplikasi Mata Elang Pembangunan tersebut, pemerintah daerah berkomitmen untuk menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, serta mempercepat transformasi digital di Kabupaten Lampung Selatan.
“Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan data dari berbagai perangkat daerah, menyuguhkan informasi yang akurat dan real-time bagi pimpinan, serta meningkatkan kuantitas dan kualitas data sektoral,” kata Achmad Herry.(*)
Lampung Selatan
Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Mobilitas dan Ekonomi Warga Lampung Selatan Kian Lancar
Alteripost Merbau Mataram – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang menghubungkan Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, resmi dioperasikan.
Kehadiran jembatan tersebut langsung memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun mengandalkan akses penyeberangan sederhana dan berisiko.
Peresmian dilakukan secara serentak bersama syukuran pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di wilayah Kodam XXI/Radin Inten yang dipusatkan di Kelurahan Taba Penanjung, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Rabu (24/6/2026).
Di Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan peresmian berlangsung di Desa Neglasari dan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Merbau Mataram, Camat Katibung, Kepala Desa Neglasari, serta Kepala Desa Talang Jawa.
Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual melalui Zoom Meeting, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda dibiayai sepenuhnya melalui anggaran Pemerintah Pusat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah bukti nyata perhatian Presiden untuk mensejahterakan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi warga,” ujar Kristomei.
Ia menambahkan, jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Manfaat pembangunan jembatan itu pun langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya Markamah (71), warga Desa Talang Jawa, yang mengaku terharu dengan hadirnya jembatan permanen tersebut.
Selama puluhan tahun, Markamah harus melintasi jembatan bambu untuk mengunjungi rumah anaknya yang berada di seberang sungai. Kondisi tersebut sering kali membuat dirinya merasa khawatir karena faktor keamanan.
“Dulu saya takut sekali menyeberang ke rumah anak saya di seberang. Sekarang sudah ada jembatan yang kokoh, saya jadi lebih tenang. Saya juga berterima kasih kepada Bupati Radityo Egi Pratama yang telah memberikan bantuan perbaikan rumah untuk saya,” ungkapnya.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Merbau Mataram.
Rangkaian kegiatan peresmian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga penerima manfaat sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat. (*)

