Connect with us

Lampung Selatan

DPRD Lampung Selatan Siap Beri Support ke Dinas Kominfo

Published

on

Alteripost Kalianda – Unsur pimpinan DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Merik Havit dan Benny Raharjo mengaku siap memberikan support terhadap Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) agar berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan.

Support tersebut bisa direalisasikan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Lampung Selatan yang melekat pada kedua legislator yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lampung Selatan tersebut.

Keduanya berjanji dihadapan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) dalam daerah di Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan, pada Rabu (22/1/2025).

Ditemui usai kegiatan, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Benny Raharjo mengatakan, selain bersilaturahmi, kunjungan tersebut dalam rangka berkoordinasi sekaligus memberikan dorongan kepada Dinas Kominfo untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan.

“Dari kita ketemu ini saling koordinasi, memberi informasi, nantinya kan ada solusi, terobosan dan inovasi untuk bagaimana merealisasikan Kabupaten Lampung Selatan yang maju. Apa nih peran serta dari Dinas Kominfo, ini yang mau kita coba dalamin,” ujar Benny Raharjo.

Benny Raharjo juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan DPRD dalam mewujudkan program-program Dinas Kominfo untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan.

“Kita (DPRD) ini kan mitra dari pemerintah daerah, tak kenal maka tak sayang. Jadi untuk saling menyayangi kita harus kenal dengan baik. Ya tadi kita komunikasi, akhirnya kita tahu segala kendala, keterbatasan yang ada di Dinas Kominfo,” kata Benny Raharjo.

Dikesempatan sama, Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, Merik Havit menyampaikan, bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan kerja resmi dalam daerah.

“Jadi dalam kunker itu komisi menentukan lokus masing-masing. Kami pimpinan DPRD juga ada lima lokus, kemarin ke RSUD Bob Bazar dan BKD, hari ini Dinas Kesehatan dan Kominfo,” ujar legislator yang terpilih dari Dapil Kalianda-Rajabasa periode 2024-2029 ini.

Merik Havit menambahkan, kunjungan tersebut juga sehubungan dengan tugas dan fungsi DPRD Kabupaten Lampung Selatan dalam hal fungsi pengawasan, budgeting, dan legislasi.

“Jadi dari kunjungan ini apa sih yang bisa disinkronkan dengan fungsi DPRD. Sehingga rekomendasi hasil kunjungan kita hari ini, nanti pimpinan DPRD akan menyampaikan kepada bupati terpilih,” kata Merik Havit.(Hms)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Bupati Egi Dorong SPPG Bandar Agung Tak Hanya Penuhi Gizi, tetapi Juga Gerakkan Ekonomi Warga

Published

on

Alteripost Sragi – Senyum dan antusiasme anak-anak mewarnai kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T Bandar Agung di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.

Bagi mereka, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus menghemat uang jajan.

Respons positif tersebut terlihat saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, berinteraksi langsung dengan para siswa dalam peresmian SPPG 3T Bandar Agung, Rabu (14/10/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan gizi, terutama bagi anak-anak di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

Peresmian di Kabupaten Lampung Selatan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Egi bersama Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN), Zainuri.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Peresmian Serentak SPPG Tahap II di Wilayah Indonesia Tengah dan Barat, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Peresmian yang dipusatkan di Provinsi Aceh itu diikuti 16 provinsi, dengan total 980 SPPG di wilayah 3T Indonesia bagian tengah. Langkah ini menjadi bagian dari perluasan jangkauan Program MBG agar manfaat pemenuhan gizi dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

Saat berdialog dengan para siswa, Egi menanyakan tanggapan mereka terhadap makanan yang disediakan melalui program tersebut.

Anak-anak menyampaikan bahwa mereka senang dengan menu MBG. Selain memperoleh makanan, mereka juga merasakan manfaat karena dapat menghemat uang jajan.

Mendengar jawaban itu, Egi mengajak para siswa menyampaikan rasa terima kasih atas hadirnya program tersebut.

“Kalau senang, kita harus bilang terima kasih kepada Bapak Presiden,” tuturnya.

Bagi Egi, antusiasme anak-anak menjadi gambaran penting tentang bagaimana program pemenuhan gizi diterima oleh penerima manfaat. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari pelaksanaannya, melainkan juga dari kualitas pelayanan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Karena itu, ia mengapresiasi Badan Gizi Nasional dan seluruh pihak yang telah bersinergi dalam menghadirkan SPPG di Kecamatan Sragi. Menurutnya, koordinasi dan pengawasan perlu terus diperkuat agar pelayanan berjalan optimal dan sesuai dengan tujuan program.

Egi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan SPPG. Ia mengaitkan hal tersebut dengan program HELAU yang dikembangkan Pemkab Lampung Selatan untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul.

“Kita punya program Desa HELAU. Semoga SPPG-nya juga bisa menjadi SPPG HELAU, biar cantik SPPG-nya,” ujar Egi.

Selain mendukung pemenuhan gizi anak, keberadaan SPPG di wilayah Sragi diharapkan membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha setempat. Petani, peternak, dan pemasok bahan pangan lokal berpotensi terlibat dalam rantai pasok kebutuhan SPPG, sehingga manfaat program dapat menjangkau sektor ekonomi masyarakat.

Keterlibatan pelaku usaha lokal tersebut perlu dibangun melalui kemitraan yang saling menguntungkan, dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan, dan ketersediaan bahan pangan. Dengan demikian, perluasan layanan gizi juga berpeluang menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih luas di sekitar wilayah pelayanan.

Melalui kehadiran SPPG 3T Bandar Agung, Pemkab Lampung Selatan berharap akses pelayanan pemenuhan gizi semakin luas, khususnya bagi anak-anak di wilayah pelosok.

Di saat yang sama, kolaborasi antara pemerintah, pengelola SPPG, dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading