Connect with us

Ruwajurai

Polda Lampung Imbau Masyarakat Jaga Moralitas Selama Ramadan

Published

on

Alteripost Lampung – Polda Lampung mengimbau masyarakat untuk menjaga moralitas dan ketertiban selama Ramadan. Kepolisian menegaskan akan terus melakukan razia guna menekan potensi pelanggaran norma sosial dan penyakit masyarakat.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk menjaga kesucian bulan Ramadan serta menciptakan situasi kondusif di masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang bertentangan dengan norma agama dan sosial, khususnya selama Ramadan,” ujar Kombes Pol Yuni, Minggu (9/3/2025).

Ia menambahkan bahwa razia serupa akan terus dilakukan guna mencegah perilaku yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Kami akan meningkatkan patroli dan razia di sejumlah lokasi guna menekan praktik yang berpotensi meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Pihaknya juga meminta peran aktif masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban sosial.

“Kepolisian membutuhkan dukungan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Jika menemukan indikasi pelanggaran, segera laporkan,” tutupnya.

Sementara itu, dalam operasi yang dilakukan Polresta Bandar Lampung, sebanyak 21 pasangan bukan suami-istri diamankan dari dua lokasi penginapan di Kota Bandar Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Alfret Jacob Tilukay mengungkapkan bahwa dua pasangan diamankan dari penginapan di Telukbetung Selatan, sementara 19 pasangan lainnya dari penginapan di Jalan Tirtayasa, Sukabumi.

“Mereka langsung dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk didata dan dibina oleh Sat Binmas,” ujar Kombes Alfret.

Kapolresta Bandar Lampung mengajak masyarakat menjaga kondusifitas di bulan suci Ramadan.

“Mari bersama-sama menjaga ketertiban dan menghindari perbuatan yang dapat mencoreng kesucian Ramadan,” imbaunya.

Polda Lampung menegaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban serta menekan praktik yang bertentangan dengan norma sosial, khususnya selama bulan suci Ramadan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ruwajurai

HIPMI Bandar Lampung Gelar Rakercab dan Diklatcab, Dorong Generasi Muda Jadi Pengusaha

Published

on

Alterpost Bandar Lampung – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandar Lampung menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Diklatcab) di Ballroom Swiss-Belhotel, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi HIPMI Kota Bandar Lampung untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas dan jiwa kewirausahaan generasi muda.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bandar Lampung, Indra Feriza, mengatakan HIPMI tidak ingin sekadar menjadi organisasi, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap perkembangan dunia usaha dan perekonomian daerah.

Menurutnya, HIPMI Bandar Lampung berkomitmen mendorong semakin banyak generasi muda untuk berani terjun ke dunia kewirausahaan. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan dukungan dan sinergi antara HIPMI dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa membangun dunia usaha sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama para pengusaha-pengusaha muda. Generasi muda ini harus kita dorong agar semakin banyak yang memiliki jiwa kewirausahaan,” kata Indra.

Ia menambahkan, HIPMI juga ingin mengambil peran dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung yang berada di kisaran 5,6 persen.

Untuk mendukung target tersebut, HIPMI akan membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari perbankan hingga lembaga pemerintah yang berkaitan dengan sektor ekonomi dan dunia usaha.

Beberapa pihak yang diharapkan dapat bersinergi antara lain Bank Lampung, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

” Kita ingin ada sinergi dengan BPS untuk melihat potret ekonomi Kota Bandar Lampung, kemudian dengan perbankan untuk akses kredit dan pembiayaan perusahaan. Dengan Bapenda, bagaimana dunia usaha juga bisa ikut berkontribusi terhadap peningkatan PAD,” ujarnya.

Indra berharap Rakercab dan Diklatcab dapat melahirkan program-program yang mampu meningkatkan jumlah wirausaha baru, khususnya dari kalangan generasi muda dan Generasi Z.

“Harapannya tentu semakin banyak jiwa pengusaha muda. Kita ingin anak-anak muda, termasuk Gen Z, semakin berani masuk ke dunia usaha,” harapnya.

Ia juga memastikan kepengurusan BPC HIPMI Kota Bandar Lampung akan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sebelumnya, sembari melakukan evaluasi dan perbaikan.

“Pada prinsipnya kita melanjutkan program yang sebelumnya sudah ada, kemudian kita evaluasi dan perbaiki apa yang masih kurang. Yang sudah baik tentu kita pertahankan agar program-program HIPMI tetap berjalan,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Rakercab dan Diklatcab BPC HIPMI Kota Bandar Lampung.

Wilson berharap kegiatan tersebut tidak hanya menghasilkan rumusan dan rekomendasi organisasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program kerja serta tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan selamat melaksanakan kegiatan kepada seluruh peserta. Saya berharap kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik, lancar, serta menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi,” ujarnya.

Menurutnya, hasil rapat kerja harus mampu diwujudkan dalam program konkret yang mendukung kemajuan organisasi sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Jangan sampai hasil rapat ini berhenti pada rumusan dan rekomendasi semata, tetapi harus diwujudkan dalam program kerja dan tindakan nyata,” tegasnya.

Selain itu, Wilson menilai pendidikan dan pengembangan kewirausahaan menjadi hal penting di tengah berkembangnya berbagai peluang usaha, khususnya pada sektor usaha kecil dan menengah serta investasi baru.

Ia berharap peserta Diklatcab dapat meningkatkan wawasan, kemampuan, dan pengalaman praktis di bidang kewirausahaan sehingga mampu menjadi bagian dari kekuatan ekonomi Kota Bandar Lampung.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir gagasan-gagasan baru yang dapat membuat organisasi semakin hidup dan memberikan kontribusi bagi kemajuan organisasi, masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.

Rakercab dan Diklatcab BPC HIPMI Kota Bandar Lampung tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol. Kegiatan berlangsung meriah dan diikuti jajaran pengurus serta peserta HIPMI Kota Bandar Lampung. (iyan)

Facebook Comments Box
Continue Reading