Lampung
Gubernur Lampung Mirza Takziah di Rumah Almarhum Bupati Way Kanan
Alteripost Way Kanan – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tiba dirumah duka almarhum Bupati Way Kanan, Ali Rahman pada malam Senin (10/3/2025) dalam suasana duka mendalam yang menyelimuti dikediaman almarhum dusun Bintang Mulya kampung Negeri Baru Kecamatan Umpu Semenguk pada malam pertama tahlilan. Selasa (11/3/2025).
Turut hadir bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, Anggota DPRD Propinsi Lampung Yozi Rizal serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Kehadiran orang nomer satu di propinsi Lampung tersebut tokoh menunjukkan rasa belasungkawa mendalam atas kepergian Bupati Way Kanan Ali Rahman yang belum genap 100 hari dilantik sebagai Bupati oleh Presiden Prabowo. Gubernur Lampung Mirzani nampak larut dalam doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam. Ia mengenang Ali Rahman sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan memiliki dedikasi tinggi dalam membangun Way Kanan.
“Beliau adalah sosok yang sangat peduli dengan masyarakat. Kepergian beliau adalah kehilangan besar bagi kita semua,” ujar Gubernur.
Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Hamartoni Ahadis. Ia mengungkapkan bahwa Ali Rahman adalah sahabat sekaligus mitra kerja yang baik.
“Kami sangat kehilangan sosok beliau. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Bupati Hamartoni.
Ali Rahman menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung, pada Senin (10/3/2025) siang.
Almarhum Bupati Ali Rahman meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSUD) Abdoel Moeloek Bandar Lampung, Jenazah almarhum dimakamkan di pemakaman keluarga di Simpang Empat, Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan disamping makam almarhumah ibunya. (*)
Lampung
Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.
“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.
Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.
“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.
“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.
“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.
Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

