Bandar Lampung
Safari Ramadan Walikota Eva Dwiana di Masjid Jami Hidayatullah Tingkatkan Silaturahmi
Alteripost Bandar Lampung– Safari Ramadan 1446 Hijriah Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, di Masjid Jami Hidayatullah Kecamatan Telukbetung Selatan, disambut antusias masyarakat. Rabu (12/3/2025).
Kehadiran orang nomor satu di kota berjuluk Tapis Berseri di masjid tersebut, memberikan semangat baru sekaligus menjadi momentum meningkatkan silaturahmi antara pemerintah kota dan masyarakat Bandar Lampung.
“Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah bagi kita semua. Kehadiran Bunda Eva (sapaan Eva Dwiana) di sini, tidak lain ingin bersilaturahmi dengan bapak dan ibu semua,” ujar Wali Kota Eva Dwiana.
Selain bersilaturahmi, ujar wali kota perempuan pertama di Kota Bandar Lampung itu, juga ingin mendengarkan masukan dari masyarakat. Tujuannya, sambung dia, guna memperoleh informasi demi kemajuan Bandar Lampung.
“Bunda juga di sini ingin berdiskusi dengan masyarakat, apapun isunya. Sebab, menjaga Bandar Lampung menjadi kota yang dicintai merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga dan rawat kota kita ini,” kata dia.
Seperti diketahui, Safari Ramadan dengan mengunjungi sejumlah tempat rumah ibadah di 20 kecamatan, merupakan salah satu program Pemerintah Kota Bandar Lampung selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.
Pada safari tersebut, Wali Kota Eva Dwiana yang didampingi para asisten, kepada organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintah kota, juga diikuti forkompimda, camat, lurah, dan masyarakat sekitar. (*)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

