Connect with us

Tulang Bawang

Bapenda Tuba Gelar Sosialisasi Opsen PKB Serta BBNKB di Banjar Agung dan Banjar Margo

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tulangbawang bersama Bapenda Provinsi Lampung menggelar sosialisasi Opsen dan Penagihan Tunggakan Pajak PKB serta BBNKB di Kecamatan Banjar Agung dan Banjar Margo.

Hadir pada kesempatan itu Plt. Kaban Pendapatan Daerah Tulangbawang Andin Budiman Pattikraton, Bapenda Provinsi yang diwakili oleh Romi Yusregen, S.Sos.,M.M, perwakilan pihak Jasaraharja Tioplus Andar Bonar, SH, Samsat Tulangbawang, serta Camat Banjar Agung dan Camat Banjar Margo.

Untuk diketahui sosialisasi tersebut dilakukan dalam rangka guna memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat melalui kepala kampung dimasing-masing kecamatan.

Dimana nantinya diharapkan masing-masing kepala Kampung tersebut dapat terus atau kembali memberikan informasi secara estafet langsung kepada warganya.

Plt. Kaban Pendapatan Daerah Tulangbawang Andin Budiman Pattikraton menyampaikan bahwa sesuai instruksi Bupati serta arahan sekda, diharapkan agar pemerintahan kecamatan, pemerintahan kampung dapat bersinergi dan berperan aktif dalam menggali serta mengoptimalkan capaian target penerimaan PAD dari sektor PKB dan BBNKB.

Mengingat pemerintahan kampung yang paling memungkinkan mengetahui existing dari kendaraan bermotor yang digunakan oleh masyarakat diwilayahnya.

Dalam momen tersebut tidak lupa Andin juga mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya untuk membayar pajak kendaraan bermotor setiap tahunnya.

“Karena selain dari hasil pajaknya bisa digunakan untuk pembangunan daerah, masyarakat juga dapat menerima manfaat secara langsung, yaitu sebagai wajib pajak bisa menerima manfaat dari jasaraharja, manakala pengguna kendaraan bermotor mengalami Lakalantas dijalan, secara otomatis akan mendapat bantuan atau santunan dari Jasaraharja,” papar dia.

Maka dari itu ia mengimbau kepada masyarakat Tulangbawang untuk terus taat membayar pajak kendaraan bermotor kedepannya.

“Bagi masyarakat yang plat kendaraannya masih belum menggunakan plat nomor kendaraan wilayah Tulangbawang, dihimbau agar melakukan mutasi plat nomor kendaraan menjadi plat nomor kendaraan wilayah Tulangbawang, karena untuk saat ini Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tidak dipungut biaya (gratis),” ungkapnya.

Untuk itu diharapkan masyarakat bisa menggunakan kesempatan tersebut sebaik-baiknya.

Terpisah perwakilan Samsat Tulangbawang Romi mengingatkan kepada pemilik kendaraan yang sudah menjual kendaraannya diharapkan bisa melapor ke samsat.

“Hal itu dilakukan agar apabila menunggak, pajak tidak tertagih ke pemilik lama, dan pemilik selanjutnya diupayakan melakukan BBNKB. Masyarakat yang bermartabat adalah masyarakat yang sadar akan membayar pajak,” imbaunya. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Tulang Bawang

Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Tuba Gelar Rapat Persiapan Giat Pawai dan Seni Budaya

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang menggelar rapat persiapan Pawai dan Seni Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Rapat tersebut digelar di aula rapat lantai II Bupati setempat, Kamis (06/08/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Antoni. Hadir juga pada kesempatan itu, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Kepala Sekolah, serta perwakilan komunitas seni se-Kabupaten Tulangbawang.

Dalam pawai budaya tersebut nantinya direncanakan akan menampilkan beragam penampilan, salah satunya lomba Drum band dari Tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-kabupaten Tulangbawang

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang menyampaikan bahwa salah satu agenda utama adalah pawai dramband yang akan dilaksanakan di Kota Menggala Rute Tangga Raja – Aspol Menggala.

“Untuk peserta dramband kita libatkan total 16 grup. Rinciannya 6 dari SD, 6 dari SMP, dan 4 dari SMA yang memiliki ekstrakurikuler dramband di Kabupaten Tulangbawang,” ungkapnya.

Menurutnya, Kegiatan pawai ini bukan hanya hiburan. Ini bentuk syukur kemerdekaan. Saya harap semua peserta tampil maksimal, tertib, dan menjadi contoh yang baik,” tuturnya.

Selain pawai dramband, rapat juga membahas persiapan pertunjukan seni budaya, penentuan rute, jadwal, serta unsur pengamanan dan ketertiban.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan meminta seluruh OPD, sekolah, dan komunitas terkait untuk berkoordinasi dengan baik.

“Kita ingin HUT RI ke-81 di Tulangbawang ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan menampilkan kekayaan budaya daerah yang ada,” terang Antoni. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading