Connect with us

Lampung

Wagub Jihan Nurlela Lepas Mudik Gratis, 1.700 Pemudik Berangkat Dengan Kereta Api

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela secara resmi melepas keberangkatan Kereta Api Rajabasa rute Tanjung Karang-Kertapati, dalam Program Mudik Gratis Kereta Api yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung, di Stasiun Kereta Api Tanjung Karang, Kamis (27/03/2025).

Kegiatan Mudik Gratis ini merupakan Program kerjasama Dinas Perhubungan Provinsi Lampung bersama PT. Bank Lampung dan PT. Bukit Asam. Program ini menyediakan 1.700 kuota penumpang bagi masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri 1446H menggunakan moda transportasi Kereta Api.

Pada kegiatan tersebut Wakil Gubernur juga berkesempatan meninjau langsung beberapa fasilitas stasiun KA Tanjung Karang dan menyapa beberapa pemudik yang ingin melaksanakan mudik ke Martapura dan beberapa wilayah lainnya di Sumatera Selatan.

Dalam bincang-bincangnya bersama beberapa pemudik, Wagub berharap agar semua pemudik dapat sampai ke kampung halamannya masing-masing dengan lancar tanpa hambatan apapun.

“Semoga perjalanan bapak-ibu sekalian dalam perjalanan menuju kampung halamannya masing-masing diberikan kelancaran, bahwasanya mudik ini adalah bagian dari tradisi yang tentu kita dalam menjalankannya penuh suka cita, salam untuk keluarga di rumah dan semoga lebaran tahun ini sangat berkesan,” ungkap Wakil Gubernur.

Menurut Wakil Gubernur, Pemerintah Provinsi Lampung terus berkomitmen untuk selalu mendengarkan apa yang dibutuhkan masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik, salah satunya adalah melalui Program Mudik Gratis Kereta Api ini.

Program Mudik Gratis Kereta Api ini dilaksanakan selama dua hari, pada 27 dan 28 Maret 2025 dengan rincian sebagai berikut :

*1. Kamis, 27 Maret 2025 :*
06.30 WIB – Kereta Api Kuala Stabas rute Tanjung Karang-Baturaja (320 penumpang)
08.30 WIB – Kereta Api Rajabasa rute Tanjung Karang-Kertapati (530 penumpang)
13.30 WIB – Kereta Api Kuala Stabas rute Tanjung Karang-Baturaja (320 penumpang).

*2. Jumat, 28 Maret 2025 :*
08.30 WIB – Kereta Api Rajabasa rute Tanjung Karang-Kertapati (530 penumpang).

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung kelancaran arus mudik sekaligus memberikan bantuan transportasi gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berkomitmen untuk memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman. Melalui program ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban perjalanan bagi mereka yang pulang ke kampung halaman,” ucapnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Pemprov Lampung Berjibaku Padamkan Karhutla di Way Kambas dan Sekitarnya

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menggencarkan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Fokus penanganan utama saat ini dikerahkan ke kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) yang mulai terbakar sejak pertengahan bulan lalu.

“Sampai dengan hari ini, kondisi kebakaran hutan di provinsi Lampung terdapat beberapa titik hotspot yang sedang kami tangani. Mulai dari tanggal 15 September hingga sekarang, pemerintah masih terus berupaya berjibaku memadamkan titik api utama yang berlokasi di TNWK,” tegas Kepala BPBD Lampung Aswarodi saat melakukan pemantauan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Posko OMC Bandara Raden Intan II, Sabtu (17/10/2026).

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat 73 titik panas tingkat kepercayaan sedang dan 11 titik panas tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Lampung. Khusus di area TNWK, terdeteksi 25 titik panas berskala sedang serta mendominasi jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Untuk mengatasi krisis tersebut, Pemprov Lampung telah menyiagakan sebanyak 350 personel yang tergabung dalam Satgas Darat. Tim gabungan ini terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Kodam, Batalyon TV, Kodim, BPBD Lampung Timur, hingga unsur Masyarakat Peduli Api.

Selain operasi jalur darat, upaya pemadaman masif juga dilakukan melalui jalur udara atas permohonan Gubernur Lampung kepada BNPB. Bantuan satgas udara ini diwujudkan melalui pengerahan helikopter water bombing serta pesawat terbang untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Pelaksanaan OMC ini tidak hanya merupakan permintaan Gubernur, tetapi juga wujud tindak lanjut atensi langsung dari Presiden. Pemprov Lampung bekerja sama dengan vendor Smart Aviation, berbeda dengan vendor udara pada era kepemimpinan Kepala BPBD Rudi Syawal dan telah menyemai awan sejak 10 Oktober lalu.

Sejauh ini, tim udara telah berhasil melaksanakan tiga sorti penerbangan di atas langit wilayah udara Provinsi Lampung. Hujan ringan sempat berhasil diturunkan pada tanggal 11 Oktober 2026 setelah HCL disemai ke awan, namun air hujan justru jatuh di wilayah Metro dan Natar akibat pergerakan angin.

Operasi pemadaman lewat udara ini bukan tanpa halangan karena sangat bergantung pada faktor alamiah. Sejak tanggal 14 Oktober lalu, pertumbuhan awan konvektif di langit Lampung bagian timur dilaporkan sangat minim sehingga pihak Smart Aviation kesulitan melakukan penyemaian cuaca tambahan.

Tantangan serupa juga dialami oleh armada helikopter water bombing saat melakukan intervensi langsung memadamkan titik api di dalam TNWK. Rapatnya tajuk dan vegetasi pohon-pohon tinggi membuat kucuran air terhalang sehingga hanya sampai ke dasar lahan gambut dalam bentuk percikan kecil.

Oleh sebab itu, kolaborasi erat antara tim water bombing dengan 350 personel Satgas Darat mutlak diperlukan agar pemadaman api dapat berjalan optimal. Di samping kawasan TNWK, karhutla juga terpantau di daerah lain seperti Mesuji, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tulang Bawang, dan Tulang Bawang Barat.

Salah satu titik api yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial berada di dekat jalan tol perbatasan Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Tulang Bawang. Beruntung, titik api di kawasan tol tersebut berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa sisa asap pada Sabtu pagi melalui jalur darat karena areanya mudah dijangkau.

Proses pemadaman jalan tol dikoordinasikan secara langsung oleh BPBD Tulang Bawang Barat, BPBD Tulang Bawang, BPBD Lampung Tengah, bersama dengan Damkar, Brimob, serta petugas pemadam internal dari perusahaan PT HIM. Lahan yang terbakar di kawasan ini dipastikan merupakan area kebun karet, bukan lahan gambut seperti di kawasan taman nasional.

Mengenai pemicu kebakaran di perkebunan karet tersebut, pihak berwenang menduga kuat adanya kelalaian dari sisi manusia. Faktor penyebab seperti membuang puntung rokok sembarangan hingga kemungkinan unsur kesengajaan saat ini sedang dalam proses penyelidikan intensif oleh petugas.

Ke depan, BPBD bersama pihak Smart Aviation menegaskan akan terus memonitor pergerakan cuaca serta menyiagakan armada pesawat OMC. Intervensi penyemaian awan akan langsung dilanjutkan kembali jika terdapat potensi awan yang tumbuh secara konvektif di langit Lampung Timur.

Kebijakan masif yang mengolaborasikan pengerahan satgas darat secara maksimal dan operasi modifikasi cuaca ini diharapkan dapat segera menuntaskan bencana hidrometeorologi secara menyeluruh. Padamnya karhutla akan membawa manfaat besar guna menyelamatkan ekosistem hayati, mengamankan jalannya aktivitas transportasi, serta mencegah timbulnya gangguan kesehatan pernapasan bagi seluruh masyarakat di Provinsi Lampung. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading