Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Menerjunkan Tim Untuk Memperbaiki Talud Yang Jebol di Kelurahan Campang Raya
Alteripost Bandar Lampung – H+3 Lebaran Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menerjunkan tim untuk memperbaiki talud yang jebol di Jalan Pangeran Tirtayasa, Kelurahan Campang Jaya Kecamatan Sukabumi.
Talud di kawasan tersebut jebol dan menghambat arus air sehingga air masuk ke permukiman warga.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, mengatakan perbaikan dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir ketika ada hujan susulan.
“Banjir di kawasan ini disebabkan salah satu talud ambruk dan menutupi saluran air. Semalam sudah diangkat, dan hari ini diperbaiki,” jelas Dedi.
Dedi menambahkan, selain talud yang jebol, banjir di Kelurahan Campang Jaya juga disebabkan oleh tembok yang ambruk. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan DLH untuk mengangkut sampah yang menyumbat saluran air.
BPBD, Damkar, dan Satpol PP melakukan pembersihan lumpur pascabanjir di SDN 1 Campang Raya dan di rumah warga yang terdampak banjir.
“Kami diperintahkan oleh Ibu Walikota Bunda Eva untuk fokus memperbaiki, membersihkan sampah, dan melakukan penggalian sedimentasi pascabencana banjir. Insyaallah hari ini selesai,” tutup Dedi.
Dokumentasi kegiatan bisa di lihat juga di instagram kominfo bandar lampung. (*)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

