Connect with us

Lampung Selatan

Bupati Lamsel Serahkan Bantuan Sembako Untuk Pekerja PT San Xiong Steel Yang Belum Terima Gaji

Published

on

Alteripost Katibung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) menyalurkan bantuan sembako kepada ratusan karyawan PT San Xiong Steel Indonesia yang belum menerima gaji selama tiga bulan terakhir.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, terhadap kondisi ekonomi para pekerja yang terdampak ketidakjelasan pembayaran gaji dan iuran BPJS Kesehatan dari pihak perusahaan.

Penyaluran bantuan dilakukan Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Darmawan, secara simbolis kepada perwakilan buruh di depan pintu masuk PT San Xiong Steel Indonesia, di Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Sabtu (31/5/2025).

Hadir juga mendampingi, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Achmad Herry, Pelaksana tugas Asisten Administrasi Umum, Supriyanto, Kasatpol PP, Maturidi serta Plh Kadisnaker.

Plh Sekda Kabupaten Lampung Selatan, Darmawan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bupati Lampung Selatan untuk meringankan beban para karyawan yang mengalami keterlambatan pembayaran gaji dari pihak perusahaan.

“Hari ini kami menyalurkan bantuan 336 paket sembako dari Bupati Lampung Selatan untuk karyawan PT San Xiong Steel Indonesia yang terkena dampak internal manajemen. Mudah-mudahan bermanfaat untuk para karyawan dan keluarganya,” ujar Darmawan.

Diketahui, ratusan karyawan PT San Xiong Steel Indonesia melakukan aksi protes dengan mendirikan tenda di depan pintu masuk perusahaan. Mereka menuntut pihak perusahaan menyelesaikan keterlambatan pembayran gaji dan iuran BPJS Kesehatan.

Pemkab Lampung Selatan juga tengah menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan untuk mencari solusi atas tunggakan gaji tersebut.

Bupati Lampung Selatan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan dan dan berupaya melindungi hak-hak pekerja. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Bersama Bima Arya, Bupati Egi Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Penguatan SDM

Published

on

Alteripost Kalianda – Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, akademisi, mahasiswa, serta unsur Forkopimda.

Seminar tersebut mengupas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Melalui pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan, buku tersebut menawarkan berbagai pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.

Turut hadir sebagai pengulas buku Feni Rosalia, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan akademisi.

Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.

Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.

Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.

“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.

Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.

Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading