Tulang Bawang
Gelar Palatihan Guru Gratis dari Iuran PGRI, Ami Balaw Apresiasi PGRI Banjar Margo Tuba
Alteripost Tulang Bawang – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tulangbawang M. Ami Iswandi Ismed Balaw S.Kom.MM mengapresiasi dengan adanya pelatihan guru secara gratis dari iuran PGRI yang digelar pengurus PGRI Kecamatan Banjar Margo, Kamis (21/8/2025).
Pelatihan yang dilaksanakan di Hotel Sapadia tersebut Diikuti sebanyak 95 orang perwakilan guru di wilayah Kecamatan Banjar Margo dari jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Tulangbawang yang juga Kepala Dinas Pendidikan M Ami Iswandi Ismed Balaw, S.Kom.MM. serta selalu pemateri atau narasumber Siti Ramziah S.Pd. M.Pd.
Pelatihan itu digelar dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 sekaligus menyongsong HUT PGRI dengan tujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam mendesain atau menyusun rencana pembelajaran mendalam yang dapat dipergunakan dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran tersebut terarah, bermakna dan dapat mengembirakan bagi peserta didik.
Dalam sambutannya Ketua PGRI Kabupaten Tulangbawang M Ami Iswandi Ismed Balaw, S.Kom.MM memberikan pesan tentang betapa pentingnya kegiatan pelatihan tersebut untuk dilaksanakan dan diikuti oleh para guru
Hal tersebut guna meningkatkan profesionalisme guru yang ada di kabupaten Tulangbawang, khususnya di Kecamatan Banjar Margo.
“Guru harus menerapkan pembelajaran mendalam pada dirinya baru bisa menerapkan pembelajaran mendalam bagi siswa. Tiada pengajaran tanpa pembelajaran,” tutur Ami.
Dirinya juga menjelaskan kegiatan pelatihan tersebut secara khusus membahas tentang Penyusunan Perencanaan Pembelajaran mendalam.
“Hal ini sangat penting dan membantu guru dalam merancang perencanaan atau pengalaman belajar yang lebih bermakna dan efektif bagi siswa. Perencanaan yang matang memastikan proses belajar mengajar terorganisir, melibatkan siswa secara aktif, dan mendorong pemahaman konsep yang lebih dalam, bukan hanya hafalan,” ucapnya.
Dalam momen itu, Ami juga mengapresiasi PGRI Kecamatan Banjar Margo yang mana telah menyelenggarakan workshop atau pelatihan Penyusunan perencanaan pembelajaran mendalam tersebut.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat semakin meningkatkan profesionalisme guru dalam mendesain atau menyusun rencana pembelajaran mendalam kedepannya, khususnya di Kecamatan Banjar Margo,” tandasnya. (Can)
Tulang Bawang
Pemkab Melalui DPMK Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Kerjasama KPPB Kampung di Tuba
Alteripost Tulang Bawang – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) melaksanakan Sosialisasi dan Penandatanganan kerjasama kegiatan penetapan dan penegasan batas kampung di Kabupaten Tulangbawang. Kegiatan itu di gelar di Aula Kantor Apdesi setempat, Kamis (25/6/2026).
Acara yang diikuti seluruh kecamatan dan perwakilan kampung itu, dihadiri dan dibuka langsung oleh staf ahli bupati Saud Sinurat yang mewakili Bupati Tulangbawang. Hadir juga pada kesempatan itu Perwakilan Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Pusat Pemetaan Batas Wilayah (PPBW, perwakilan Rektor ITERA, Ketua Apdesi serta sejumlah unsur Forkopimda Tulangbawang setempat.
Staf Ahli Bupati Saud Sinurat yang mewakili Bupati saat sambutannya menuturkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis. Mengingat penetapan dan penegasan batas kampung bukan sekadar kegiatan teknis pemetaan wilayah, tetapi merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan kampung yang efektif dan efisien.
Lanjut Saud, kejelasan batas wilayah kampung juga akan memberikan kepastian dalam berbagai aspek, antara lain administrasi pemerintahan, perencanaan pembangunan, pengelolaan aset, pelayanan publik, penyelesaian potensi sengketa wilayah, hingga penguatan data spasial yang menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
“Jadi tentunya saya sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkomitmen mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” terangnya.
Selain itu, dirinya menghimbau setelah terlaksananya penandatanganan dan sosialisasi ini, seluruh camat, kepala kampung, serta seluruh pihak terkait agar dapat berperan aktif dalam setiap tahapan kegiatan.
“Laksanakan koordinasi dengan baik, bangun komunikasi yang harmonis, antarwilayah yang berbatasan, bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan yang mungkin muncul selama proses penetapan batas berlangsung,” ajaknya.
Dirinya juga mengungkapkan pemerintah daerah menyadari bahwa dalam upaya menyelesaikan perbatasan kampung tidak dapat dilakukan sendirian.
Pihaknya membutuhkan dukungan dan sinergi yang kuat dari para pemangku kepentingan, termasuk dari pemerintah pusat, aparat penegak hukum, maupun akademisi.
“Maka dari itu, pemerintah daerah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Badan Informasi Geospasial (BIG) melalui Pusat Pemetaan Batas Wilayah (PPBW), ITERA, serta Forkopimda atas dukungan, kerja sama, dan sinergi yang telah diberikan dalam pelaksanaan kegiatan penetapan dan penegasan batas kampung di Kabupaten Tulangbawang,” ucap dia.
Karena dukungan dari seluruh pihak ini merupakan wujud komitmen bersama dalam upaya membangun daerah secara lebih terarah dan berkelanjutan. (Can)

