Tulang Bawang
Usai 321 Guru Dapat Sertifikasi 2 Juta Perbulan, Kini Giliran Peluang Bagi 79 Guru PAI se-Tuba
Alteripost Tulang Bawang – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, M. Ami Iswandi Ismed Balaw, S.Kom., M.M. resmi melakukan penandatanganan kerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung, kegiatan itu digelar di Hotel Arodia, Bandar Lampung, Rabu (27/8/2025).
Penandatanganan kerjasama yang dilakukan UIN Jurai Siwo Lampung tersebut diwakili oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Dr. Siti Annisah, M.Pd.
Dalam momen itu juga digelar dengan agenda utama Pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2025.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang, M. Ami Iswandi Ismed Balaw mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru PAI di Kabupaten Tulangbawang.
Menurutnya melalui kerjasama ini, guru-guru PAI akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program PPG Dalam Jabatan yang diselenggarakan oleh LPTK UIN Jurai Siwo Lampung yang disponsori Pemerintah Kabupaten Tulangbawang.
“Bapak Bupati Qudrotul bersedia menganggarkan giat ini di dalam APBD Tulangbawang. Sebanyak 79 orang didanai melalui APBD Tulangbawang agar bisa mengikuti PPG PAI ini,” jelasnya.
Ami juga menuturkan sebelumnya Pemerintah Kabupaten Tulangbawang melalui Dinas Pendidikan telah memfasilitasi 321 Guru non ASN non PAI mendapatkan TPG Rp 2 juta per bulan.
“Alhamdulillah kami telah menugaskan sebanyak 321 guru non PAI berikut dukungan APBD Rp 1 juta/bulan sehingga mereka dapat TPG 2 juta per bulan. Kini giliran guru PAI yang dibantu Bapak Bupati Qudrotul Ikhwan,” paparnya.
Ami berharap kedepan melalui kerjasama ini, guru-guru PAI dapat lebih profesional, kompeten, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital.
Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo Lampung, Dr. Siti Annisah, M.Pd., mengungkapkan pihaknya berkomitmen dalam mendukung peningkatan mutu guru PAI.
“PPG Dalam Jabatan adalah bagian penting dalam memastikan guru memiliki kompetensi pedagogik. profesional, sosial, dan kepribadian sesuai standar nasional. UIN Jurai Siwo Lampung siap bersinergi dengan pemerintah daerah khususnya Tulangbawang dalam mencetak guru yang unggul dan berdaya saing,” tandasnya. (Can)
Tulang Bawang
Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Tuba Gelar Rapat Persiapan Giat Pawai dan Seni Budaya
Alteripost Tulang Bawang – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang menggelar rapat persiapan Pawai dan Seni Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Rapat tersebut digelar di aula rapat lantai II Bupati setempat, Kamis (06/08/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Antoni. Hadir juga pada kesempatan itu, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Kepala Sekolah, serta perwakilan komunitas seni se-Kabupaten Tulangbawang.
Dalam pawai budaya tersebut nantinya direncanakan akan menampilkan beragam penampilan, salah satunya lomba Drum band dari Tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-kabupaten Tulangbawang
Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang menyampaikan bahwa salah satu agenda utama adalah pawai dramband yang akan dilaksanakan di Kota Menggala Rute Tangga Raja – Aspol Menggala.
“Untuk peserta dramband kita libatkan total 16 grup. Rinciannya 6 dari SD, 6 dari SMP, dan 4 dari SMA yang memiliki ekstrakurikuler dramband di Kabupaten Tulangbawang,” ungkapnya.
Menurutnya, Kegiatan pawai ini bukan hanya hiburan. Ini bentuk syukur kemerdekaan. Saya harap semua peserta tampil maksimal, tertib, dan menjadi contoh yang baik,” tuturnya.
Selain pawai dramband, rapat juga membahas persiapan pertunjukan seni budaya, penentuan rute, jadwal, serta unsur pengamanan dan ketertiban.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan meminta seluruh OPD, sekolah, dan komunitas terkait untuk berkoordinasi dengan baik.
“Kita ingin HUT RI ke-81 di Tulangbawang ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan menampilkan kekayaan budaya daerah yang ada,” terang Antoni. (Can)

