Connect with us

DPRD

Setahun di DPRD Lampung, Lesty Putri Utami Tegaskan Politik untuk Rakyat

Published

on

Alteripost Lampung – Setahun sudah Lesty Putri Utami menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung dari daerah pemilihan Lampung Selatan periode 2024–2029. Sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan, ia menunjukkan kiprah konsisten, fokus, dan dekat dengan masyarakat yang diwakilinya.

Sejak awal kiprahnya di parlemen, Lesty dikenal rendah hati kepada siapa pun dan aktif turun ke lapangan. Ia berdialog dengan petani, nelayan, guru, siswa, hingga warga di berbagai desa, mendengarkan langsung aspirasi mereka. “Untuk memahami kebutuhan warga, kita harus hadir di lapangan dan melihat langsung kondisi mereka,” ujarnya.

Di DPRD, Lesty didapuk sebagai Ketua Fraksi untuk mengawal berbagai kebijakan agar keputusan legislatif berpihak pada masyarakat Lampung Selatan. Ia dikenal tegas dalam menyampaikan pendapat, namun tetap menjaga komunikasi dengan semua pihak, baik sesama anggota fraksi maupun unsur lain di parlemen.

Sejumlah isu krusial menjadi sorotan Lesty, mulai dari pemerataan pembangunan, akses layanan kesehatan, hingga dukungan nyata bagi petani dan nelayan. Ia aktif menyampaikan masukan serta mengusulkan solusi yang diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain fokus pada kebijakan, Lesty juga rutin memantau pelaksanaan program pemerintah di lapangan. Ia meyakini pengawasan langsung membantu memastikan program berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan warga.

Satu tahun perjalanan ini baru awal dari pengabdian panjangnya. Tantangan ke depan tetap ada, tetapi Lesty bertekad menjaga konsistensi, memperkuat advokasi bagi masyarakat kecil, serta memastikan kehadirannya di parlemen benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

“Jabatan ini hanyalah amanah sementara, tetapi kerja nyata dan hubungan yang dibangun dengan masyarakat akan selalu dikenang,” katanya, Selasa (2/9/2025).

Dari Lampung Selatan hingga ruang sidang DPRD, Lesty Putri Utami menegaskan bahwa politik dapat dijalankan dengan serius, bertanggung jawab, dan dekat dengan rakyat tanpa harus mencari sensasi atau sorotan semata.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

DPRD

DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.

Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.

Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.

“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.

“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.

Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading