Connect with us

DPRD

Wakil Ketua DPRD Kostiana Jadi Bendahara DPD PDIP Lampung 2025–2030

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Sejumlah perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kota Bandar Lampung menyatakan dukungan kepada Kostiana untuk kembali menjabat sebagai Bendahara DPD PDIP Lampung periode 2025–2030.

Pernyataan dukungan itu disampaikan 13 PAC PDIP dalam agenda konsolidasi di kediaman Ketua Bappilu PDIP Lampung, Umar Ahmad, di Pahoman, Senin (15/9/2025). Selain kepada Kostiana, mereka juga menyuarakan dukungan kepada Sudin sebagai Ketua DPD PDIP Lampung dan Umar Ahmad sebagai Sekretaris.

Menanggapi hal tersebut, Kostiana menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. “Tentunya saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan teman-teman PAC yang meminta saya untuk kembali menjadi Bendahara PDIP Lampung,” ujar Wakil Ketua DPRD Lampung itu.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa penentuan kepengurusan merupakan kewenangan DPP PDIP. “Kalau kita sifatnya petugas partai ya, apapun perintah partai kita hanya menjalankan dan tegak lurus dengan keputusan partai,” imbuhnya.

Dalam konsolidasi tersebut, para kader juga membahas penguatan kaderisasi serta pembentukan kader mumpuni untuk memperkuat organisasi ke depan.
“Harapannya, dalam 1–2 tahun mendatang PDIP memiliki kader yang lebih siap dan menjadikan partai semakin baik,” pungkasnya.

Acara konsolidasi turut dihadiri sejumlah pengurus PDIP Lampung, di antaranya Kostiana, Umar Ahmad, Donal Haris Sihotang, serta 13 PAC se-Kota Bandar Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

DPRD

DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.

Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.

Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.

“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.

“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.

Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading