Connect with us

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Resmi Luncurkan Program Green Pro 2025–2028

Published

on

Alteripost Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan secara resmi meluncurkan Program Green Pro 2025–2028, sebuah inisiatif pembangunan ekonomi hijau yang digagas oleh Perkumpulan Paluma Nusantara.

Peresmian program tersebut dilakukan oleh Pelaksana tugas (Plt) Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Wahidin Amin, di Aula Rimau, Kantor Bappeda Lampung Selatan, Senin (20/10/2025).

Mengusung tema “Pioneer for Green Future: Green Income Prospects for Marginalized Youth”, program ini bertujuan mendorong tumbuhnya ekonomi hijau sekaligus memberdayakan pemuda-pemuda dari kelompok terpinggirkan untuk beradaptasi dengan tantangan perubahan iklim dan membuka peluang kerja berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Wahidin Amin menyampaikan apresiasi terhadap langkah Paluma Nusantara yang dinilai sejalan dengan arah kebijakan pembangunan berkelanjutan di daerah.

“Program Green Pro bukan sekadar mengajarkan cara bertani, tetapi juga membuka jalan bagi pemuda yang selama ini merasa terpinggirkan untuk berdaya dan produktif. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga sinergi ini agar menjadi agenda berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Paluma Nusantara, Nanang Priyana, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh Pemkab Lampung Selatan serta antusiasme peserta dari berbagai perangkat daerah.

“Alhamdulillah, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Meski kegiatan dilaksanakan siang hari, kehadiran peserta tetap lengkap. Ini bukti nyata komitmen bersama untuk mewujudkan masa depan hijau di Lampung Selatan,” ujarnya.

Dengan diluncurkannya Program Green Pro 2025–2028, langkah ini menjadi tonggak awal menuju terwujudnya pembangunan ekonomi hijau yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pemberdayaan generasi muda di Kabupaten Lampung Selatan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Bersama Bima Arya, Bupati Egi Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Penguatan SDM

Published

on

Alteripost Kalianda – Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, akademisi, mahasiswa, serta unsur Forkopimda.

Seminar tersebut mengupas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Melalui pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan, buku tersebut menawarkan berbagai pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.

Turut hadir sebagai pengulas buku Feni Rosalia, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan akademisi.

Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.

Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.

Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.

“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.

Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.

Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading