Bandar Lampung
Utamakan Keselamatan, Pemkot Perketat Persyaratan Wisata Rohani
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) akan memperketat persyaratan bagi peserta kegiatan wisata rohani. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, menyusul meninggalnya salah satu peserta dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bandar Lampung saat mengikuti kegiatan wisata rohani beberapa waktu lalu.
Pihak Kesra menjelaskan, berdasarkan informasi keluarga, peserta yang meninggal dunia tersebut memiliki riwayat penyakit jantung yang telah diketahui sejak lama.
“Informasi yang kami terima dari pihak keluarga, almarhum memang memiliki riwayat penyakit jantung dan kondisi tersebut sudah diketahui oleh pihak keluarga sejak lama,” ujar perwakilan Kesra saat diwawancarai awak media, Senin (26/1/2026).
Wajib Surat Keterangan Sehat dan Persetujuan Keluarga
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung Joni Asman, mengatakan ke depan seluruh peserta wisata rohani diwajibkan melampirkan surat keterangan sehat dari tenaga medis serta persetujuan tertulis dari keluarga.
Menurutnya, kebijakan tersebut penting untuk memastikan kondisi kesehatan peserta benar-benar layak mengikuti perjalanan, sekaligus memberikan kepastian dan perlindungan bagi keluarga.
“Ini menjadi evaluasi bersama. Ke depan, peserta wisata rohani harus menyertakan surat keterangan sehat, persetujuan dokter untuk perjalanan jauh, serta persetujuan keluarga. Meskipun sebelumnya sudah ada surat persetujuan dari pihak keluarga, ini akan kita perketat lagi agar bisa mengantisipasi risiko yang tidak diinginkan,” ujar Joni.
Fasilitas Kesehatan Sudah Disiapkan Travel
Ia mengungkapkan, pihak perusahaan travel sebenarnya telah menyediakan fasilitas dan pendampingan kesehatan selama kegiatan berlangsung. Namun demikian, pengetatan persyaratan tetap diperlukan sebagai upaya pencegahan sejak awal.
“Dari pihak tour sebenarnya sudah menyiapkan aspek kesehatan. Tetapi kami menilai perlu ada penguatan dari sisi peserta, terutama memastikan kondisi kesehatan sebelum berangkat,” jelasnya.
Keselamatan Jadi Prioritas
Joni menegaskan, wisata rohani bertujuan meningkatkan keimanan dan kebersamaan, namun faktor kesehatan dan keselamatan tetap menjadi prioritas utama, terlebih sebagian peserta berasal dari kalangan usia dewasa hingga lanjut usia.
Selain pengetatan administrasi, Pemkot juga akan meningkatkan koordinasi dengan panitia pelaksana dan pihak travel agar pengawasan selama kegiatan lebih optimal.
Pemerintah berharap, dengan kebijakan ini, kegiatan wisata rohani ke depan dapat berjalan lebih aman, tertib, serta memberikan rasa tenang bagi peserta dan keluarga.
“Kami ingin kegiatan ini tetap berjalan dengan baik, tetapi dikelola secara lebih matang dan mengedepankan keselamatan,” pungkasnya.(*)
Bandar Lampung
Wali Kota Eva Dwiana Lepas Ribuan Peserta Bandar Lampung Color Run 2026
Alteripost Bandar Lampung – Seribuan warga mengikuti Bandar Lampung Color Run 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan bertema Bandar Lampung Bersinar tersebut berlangsung meriah dengan diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum.
Para peserta menempuh rute sejauh 5 kilometer dengan titik start dan finis di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung. Suasana semakin semarak dengan taburan warna-warni khas Color Run yang mewarnai sepanjang jalur perlombaan.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta menumbuhkan semangat masyarakat dalam membangun kota.
“Melalui Bandar Lampung Color Run 2026 ini, kita mengajak seluruh masyarakat menerapkan pola hidup sehat, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan optimisme dalam menyongsong masa depan Kota Bandar Lampung yang lebih baik,” ujar Eva.
Menurutnya, warna-warni yang menjadi ciri khas Color Run mencerminkan keberagaman masyarakat Bandar Lampung yang hidup rukun dan saling mendukung dalam mewujudkan kemajuan daerah.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga keselamatan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Mari jadikan kegiatan ini sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat Bandar Lampung adalah masyarakat yang sehat, aktif, dan penuh semangat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Eva menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Bandar Lampung Color Run 2026.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan mendukung kegiatan ini. Kepada seluruh peserta, selamat berlomba,” ucapnya. (*)

