Bandar Lampung
Wali Kota Eva Dwiana Lepas Ribuan Peserta Bandar Lampung Color Run 2026
Alteripost Bandar Lampung – Seribuan warga mengikuti Bandar Lampung Color Run 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan bertema Bandar Lampung Bersinar tersebut berlangsung meriah dengan diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum.
Para peserta menempuh rute sejauh 5 kilometer dengan titik start dan finis di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung. Suasana semakin semarak dengan taburan warna-warni khas Color Run yang mewarnai sepanjang jalur perlombaan.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta menumbuhkan semangat masyarakat dalam membangun kota.
“Melalui Bandar Lampung Color Run 2026 ini, kita mengajak seluruh masyarakat menerapkan pola hidup sehat, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan optimisme dalam menyongsong masa depan Kota Bandar Lampung yang lebih baik,” ujar Eva.
Menurutnya, warna-warni yang menjadi ciri khas Color Run mencerminkan keberagaman masyarakat Bandar Lampung yang hidup rukun dan saling mendukung dalam mewujudkan kemajuan daerah.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga keselamatan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Mari jadikan kegiatan ini sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat Bandar Lampung adalah masyarakat yang sehat, aktif, dan penuh semangat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Eva menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Bandar Lampung Color Run 2026.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan mendukung kegiatan ini. Kepada seluruh peserta, selamat berlomba,” ucapnya. (*)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

