Lampung
Rencana Pinjaman 1T Pemprov Lampung Untuk Jalan Mantap Mendapat Angin Segar dari Pemerintah Pusat
Alteripost.co, Bandarlampung-
Angin segar dari Pemerintah Pusat mulai berhembus ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Dari perkembangan yang ada, terkait rencana pinjaman daerah senilai sekitar Rp1 triliun kepada Bank Jawa Barat (BJB) untuk membiayai pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 380 kilometer tersebut telah endapatkan lampu hijau.
Diketahui pinjaman tersebut disiapkan untuk meningkatkan kemantapan jalan provinsi dan menutup keterbatasan fiskal daerah.
Menanggapi progres pinjaman yang diajukan Pemprov, Sekdaprov Lampung Dr. H. Marindo Kurniawan, SE, MM, Selasa (4/2/2026), menyampaikan bahwa proses pengajuan pinjaman Rp1 triliun oleh Pemprov Lampung telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Saat ini, Pemprov Lampung masih memastikan kapan pinjaman tersebut dapat terlaksana.
Marindo mengatakan, Pemprov masih menunggu kapan pinjaman Rp1 triliun tersebut dapat dilaksanakan. Karena saat ini sedang ada kajian-kajian lagi dan masih proses. “Kan nanti masih ada kajian-kajian lagi,” ujarnya.
Meski demikian, Marindo memastikan, secara perencanaan penganggaran, pinjaman itu telah tertuang dalam RPJMD dan Perda APBD 2026.
“Hanya implementasi pelaksanaannya masih memastikan persetujuan dari Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri. Walaupun informasi terakhir, persetuajuan dari Menkeu sudah kita peroleh,” kata Marindo, manta Kepala BPKAD ini.
Dia menyampaikan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga telah mengundang semua daerah untuk memastikan proses pinjaman daerah yang diatur dengan PP nomor 12 tahun 2019 dan turunannya.
“Kemendagri memastikan daerah untuk memenuhi semua ketentuan yang ada. Provinsi lampung termasuk salah satu yang diundang,” paparnya.
menjelaskan, dalam rapat bersama Kemendagri, pemprov dan pemerintah daerah lainnya diberikan bimbingan agar bisa memedomani semua regulasi yang ada.
Meski demikian, menurut dia, untuk semua ketentutan dan persyaratan pinjaman telah sesuai dengan regulasi yang ada. “Semua sudah sesuai ketentuan tinggal memastikan pinjaman ini dilaksanakan. Semoga terealisasi,” kata Marindo. (Gus)
Lampung
Festival Krakatau 2026 Semarak, Budaya Lampung Bergema Lewat Tapis Karnaval
Alteripost Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan melakukan flag off sebagai tanda dimulainya Lampung Tapis Karnaval dalam rangkaian Festival Krakatau XXXV Tahun 2026 di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (30/8/2026).
Karnaval diawali dengan defile pasukan berkuda yang langsung menarik perhatian masyarakat. Ribuan warga tampak memadati sejumlah ruas jalan yang menjadi rute karnaval untuk menyaksikan kemeriahan parade budaya tersebut.
Lampung Tapis Karnaval melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, TNI dan Polri, sekolah negeri maupun swasta, atlet dan pemuda berprestasi tingkat nasional dan internasional, hingga organisasi kemasyarakatan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi gambaran semangat kebersamaan dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Lampung kepada masyarakat luas.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, Festival Krakatau tidak sekadar menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga adat dan budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Lampung.
“Insya Allah Festival Krakatau hari ini akan menjadi sarana kita untuk ikut melestarikan adat, melestarikan budaya, menambah kekuatan, dan terutama mempersatukan kita bahwa Provinsi Lampung bersatu, damai, rukun, dan tenteram,” ujar Gubernur.
Lampung Tapis Karnaval menempuh rute dari Tugu Adipura, Jalan Kartini, Jalan Sukma, Jalan Pangkal Pinang, Jalan Raden Intan, Jalan Tulang Bawang, hingga berakhir di Jalan Sriwijaya, kawasan Lapangan Saburai.
Sepanjang rute, masyarakat terlihat antusias menyaksikan beragam penampilan dan parade peserta. Kepadatan warga di sepanjang jalur karnaval semakin menambah semarak pelaksanaan Festival Krakatau 2026.
Karnaval tersebut sekaligus menjadi momentum memperkenalkan tapis sebagai salah satu warisan budaya sekaligus identitas Lampung melalui kemasan kegiatan yang kreatif, meriah, dan melibatkan masyarakat secara luas.
Festival Krakatau Hadirkan Beragam Kegiatan
Festival Krakatau 2026 telah berlangsung sejak 25 Agustus dan mencapai puncaknya pada 30 Agustus 2026. Selama pelaksanaannya, masyarakat disuguhkan berbagai kegiatan yang terbuka untuk umum.
Sejumlah agenda yang digelar di antaranya Krakatau Festival Kuliner, Krakatau Kopi Expo, modern dance, festival band, zumba dance, coffee battle, Seruit Battle, Krakatau Run, hingga Karnaval Festival.
Rangkaian Festival Krakatau 2026 kemudian ditutup dengan Pesona Kemilau Krakatau. Beragam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung menjadikan Festival Krakatau sebagai ruang promosi budaya, kreativitas, pariwisata, kuliner, dan ekonomi kreatif daerah.
Di sela kegiatan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan Festival Krakatau bukan hanya agenda pemerintah, melainkan kegiatan bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
“Ini bukan hanya acara pemerintah, ini adalah acara bersama, acara semua komunitas, tokoh adat dan semua elemen masyarakat. Semuanya semangat untuk menunjukkan bahwa inilah budaya Lampung yang terdiri dari ragam marga dan budaya dan di sini kita berkumpul menjadi satu,” kata Mirza.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam Festival Krakatau menjadi salah satu hal yang membanggakan. Ia menilai kehadiran pelajar, mahasiswa, dan anak muda lainnya menunjukkan bahwa Lampung memiliki sumber daya manusia yang besar sekaligus memiliki kepedulian terhadap budaya daerah.
“Tadi kita lihat hampir semua anak-anak muda, baik SMA, mahasiswa. Ini menunjukkan kita punya SDM yang banyak, SDM yang semangat dan cinta dengan budaya Lampung,” pungkasnya.(*)

