Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung Segel Alat Undian Tabungan Lokal, Total Hadiah Rp1 Miliar
Alteripost Bandar Lampung – Bank Lampung melakukan penyegelan perangkat alat undian Tabungan Lokal Bank Lampung pada Jumat (6/2/2025). Penyegelan dilakukan sehari sebelum pelaksanaan undian yang akan digelar di Kantor Pusat Bank Lampung.
Kegiatan tersebut disaksikan oleh perwakilan kepolisian, Dinas Sosial Provinsi Lampung, notaris, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi lampung, dan jajaran Vice President Bank Lampung.
Direktur Bisnis Bank Lampung A. Karim Gusani mengatakan penyegelan alat undian merupakan bagian dari komitmen bank dalam menjaga kepercayaan nasabah.
“Program undian tabungan lokal ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada nasabah dan sudah menjadi agenda rutin Bank Lampung,” ujarnya.
Ia menyampaikan pengundian tabungan lokal Bank Lampung ini dilakukan selama dua hari. “Besok hadiah ketiga sampai ke-enam hadiah akan diundi. Lalu, hadiah ke-dua dan grand prize akan dilaksanakan pada hari Minggu (8/2/2026) di Tugu Adipura Bandar Lampung,”
Karim menegaskan seluruh tahapan undian dilakukan secara terbuka dan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menambahkan total hadiah undian Tabungan Lokal Bank Lampung 2026 mencapai Rp1 miliar.
Sementara itu, Direktur Kepatuhan Bank Lampung Ahmad Zedri menyampaikan, penyegelan perangkat alat undian yang dilakukan hari ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan undian berjalan transparan dan tidak ada rekayasa.
“Penyegelan perangkat ini ditujukan sebagai bentuk transparansi dari undian Tabungan Lokal Bank Lampung,” ujarnya.
Dalam undian ini Bank Lampung menyiapkan berbagai hadiah menarik lainnya, antara lain:
Grand prize Rp200 juta untuk 1 orang pemenang
Hadiah ll Rp100 juta untuk 1 orang pemenang
Hadiah lll Rp30 juta untuk 6 orang pemenang
Hadiah IV Rp25 juta untuk 7 orang pemenang
Hadiah V Rp25 juta untuk 6 orang pemenang
Hadiah VI Rp1 juta untuk 195 orang pemenang
Undian tabungan lokal ini diperuntukkan bagi dua produk tabungan Bank Lampung, yakni Tabungan Simpeda dan L-Save. L-Save sendiri merupakan produk tabungan premium Bank Lampung.
Ia berharap pelaksanaan undian tabungan lokal Bank Lampung yang digelar besok dapat berjalan lancar.(*)
Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji
Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.
Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.
Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.
Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.
“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.
Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

