Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Pjs Dirut Bank Lampung Serahkan Hadiah Rp200 Juta dan Rp100 Juta ke Pemenang Simpeda

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pjs. Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, didampingi seluruh jajaran direksi menyerahkan hadiah grand prize Undian Tabungan Simpeda Lokal berupa uang tunai Rp200 juta kepada Mas Amah, Jumat (20/2/2026) di kantor pusat Bank Lampung.

Mas Amah (39), nasabah Bank Lampung Cabang Pembantu Gadingrejo, berhasil memenangkan hadiah utama tersebut dalam pengundian yang dilaksanakan pada 8 Februari 2026 lalu. Selain sebagai nasabah tabungan, Mas Amah yang merupakan pemilik toko sembako juga tercatat sebagai debitur Bank Lampung bersama sang suami, Sunardi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Bank Lampung A. Karim Gusani turut menyerahkan hadiah ke-II berupa uang tunai Rp100 juta kepada Sinta Aryanita, nasabah Bank Lampung Cabang Metro.

Sinta Aryanita yang berprofesi sebagai guru dan merupakan warga Lampung Timur, membuka rekening di Kantor Pelayanan Bank Lampung Cabang Metro pada tahun 2024 lalu.

Secara keseluruhan, Bank Lampung menyiapkan total hadiah sebesar Rp1 miliar dalam Undian Tabungan Simpeda Lokal periode Januari–Desember 2025, dengan rincian:
Grand Prize Rp200 juta untuk 1 pemenang
Hadiah ke-II Rp100 juta untuk 1 pemenang
Hadiah ke-III Rp30 juta untuk 6 pemenang
Hadiah ke-IV Rp25 juta untuk 7 pemenang
Hadiah ke-V Rp25 juta untuk 6 pemenang
Hadiah ke-VI Rp1 juta untuk 195 pemenang

Pjs. Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang undian lokal Tabungan Simpeda periode Januari–Desember 2025. Ia juga mengajak nasabah yang belum beruntung untuk terus meningkatkan saldo tabungannya.

“Kepercayaan dan loyalitas nasabah adalah energi utama bagi kami untuk tumbuh dan terus menjadi lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Lampung A. Karim Gusani menyampaikan terima kasih kepada para pemenang yang telah mempercayakan kebutuhan jasa perbankan mereka kepada Bank Lampung.
Ia juga mengajak para pemenang untuk turut mengajak keluarga, tetangga, maupun rekan-rekan menggunakan berbagai layanan Bank Lampung, tidak hanya produk tabungan, tetapi juga produk dan layanan perbankan lainnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ekonomi dan Bisnis

Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji

Published

on

Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.

Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.

Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.

Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.

Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.

“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.

Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading