Connect with us

Lampung

Gubernur Mirza Percepat Perbaikan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir, Anggarkan Rp130 Miliar

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau rencana perbaikan ruas jalan Gedong Aji–Umbul Mesir di Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (3/3/2026).

Langkah ini diambil untuk mendukung mobilitas komoditas unggulan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang telah menantikan perbaikan jalan selama tiga dekade.

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memprioritaskan penanganan ruas tersebut mengingat perannya yang strategis sebagai jalur distribusi komoditas pertanian, khususnya padi.

“Rawa Pitu ini penghasil komoditas padi, sawit, dan karet. Terutama padi, yang setiap panen mengeluarkan gabah dalam jumlah besar. Kita ingin jalan ini segera diperbaiki agar harga komoditas tetap terjaga dan masyarakat bisa lebih sejahtera,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa ruas Umbul Mesir hingga Rawa Pitu memiliki panjang sekitar 31 kilometer.

Pada tahap awal, Pemprov Lampung akan menangani sekitar 13,5 kilometer pada tahun ini, dengan total anggaran mencapai sekitar Rp130 miliar.

Perbaikan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan tuntas dalam dua tahun dimana di tahun ini, sejumlah segmen akan dibeton, sementara bagian yang belum masuk pengerjaan utama akan diperkuat dengan lapisan dasar (base) agar tidak lagi menyebabkan kendaraan terperosok saat musim hujan.

“Ini untuk memperbaiki konektivitas. Target kita selesai bertahap hingga 2027. Tahun ini sebagian sudah dibeton, sisanya kita tutup dulu dengan base supaya tidak ada lagi kendaraan yang terjeblos,” jelasnya.

Gubernur Mirza juga mengungkapkan bahwa proyek tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak 2025 untuk dikerjakan pada 2026.

Namun, Pemprov melakukan percepatan proses lelang agar pengerjaan dapat dimulai lebih awal.

“Saat ini sedang proses tender. Kita percepat, yang seharusnya Mei, kita dorong agar awal April sudah mulai berjalan,” tegasnya.

Kehadiran Gubernur Mirza dan jajaran disambut antusias warga. Warga Rawa Pitu Subari menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka.

Selama lebih dari 30 tahun, ia mengungkapkan bahwa belum pernah merasakan kondisi jalan yang layak, terutama saat musim hujan yang menyebabkan jalan berlumpur dan sulit dilalui, serta berdebu saat musim kemarau.

Subari berharap dengan dimulainya perbaikan ini, akses transportasi semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih efisien, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

“Kami selama ini merasakan kondisi jalan yang kurang baik, sementara penghasilan masyarakat harus didukung infrastruktur yang memadai. Kami berterima kasih aspirasi ini terserap oleh Pak Gubernur dan jajaran,” ungkapnya.

​Sementara itu, Kepala Desa Sumber Agung Kecamatan Rawa Pitu, Sahel S., mengapresiasi langkah nyata Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menyebutkan bahwa akses ini merupakan jalur vital bagi sekitar 3.000 penduduk desa serta penghubung utama ke Kecamatan Penawar Aji.

​“Ini eksekusi-eksekusi yang luar biasa bukan cuma base, tapi langsung rigid beton oleh Pak Gubuernur. Mudah-mudahan dilanjutkan di 2027, 11 kilo kita selesai dari Penawar Aji,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernu Mirza juga meninjau ruas Sp. Unit VIII – Gedong Aji Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang.

Melalui peninjauan ini, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah sentra produksi pertanian sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.

“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.

Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.

“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.

“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.

“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.

Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.

Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading