Connect with us

Lampung

Perkuat Empati Sosial, Jihan Nurlela Hadiri Buka Bersama di Panti Asuhan

Published

on

Ateripost Bandar Lampung – Kehangatan Ramadan terasa begitu dekat dalam kebersamaan buka puasa Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bersama anak-anak di Panti Sosial Asuhan Anak Budi Asih, Bandarlampung Rabu (4/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 anak panti asuhan dan dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah serta jajaran pengurus PSAA Budi Asih, serta jajaran pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung.

Kehadiran Jihan Nurlela disambut hangat dan penuh keceriaan oleh anak-anak panti. Pada kesempatan itu, ia menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan anak sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat kegiatan diisi dengan tausiyah, doa bersama, dan shalawatan menjelang waktu berbuka puasa.

Safari Ramadhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat empati sosial dan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program pemberdayaan panti.

Ke depan, program pemberdayaan berkelanjutan akan diupayakan agar panti-panti binaan memiliki kegiatan produktif dan mampu meningkatkan kemandirian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan perhatian dan dukungan terhadap anak-anak panti asuhan semakin meningkat serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun kesejahteraan sosial di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Pemprov Lampung Klaim Penanganan Kebakaran Terkendali dan Berhasil Cegah Api Masuk TN Way Kambas

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Lampung Timur-
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung penanganan kebakaran yang terjadi di Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (23/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama Kepala Balai TN Way Kambas, Bupati Lampung Timur, unsur TNI-Polri, BPBD, Forkopimda, serta jajaran terkait memantau kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya pemadaman dan mitigasi terus dilakukan.

Kebakaran diketahui terjadi sejak Jumat (21/8). Satu titik api sebelumnya telah berhasil dipadamkan pada Sabtu (22/8) malam. Namun, pada Minggu kembali terpantau muncul titik api di area ladang alang-alang yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Gubernur Mirza mengatakan, saat ini seluruh unsur terkait bergerak bersama untuk memastikan titik api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas menuju kawasan hutan TN Way Kambas.

“Alhamdulillah, tadi malam satu titik sudah berhasil dipadamkan oleh rekan-rekan di lapangan. Namun tadi siang muncul satu titik baru di area ladang alang-alang. Kita sedang melakukan mitigasi agar tidak terbawa ke hutan secara meluas,” ujar Gubernur Mirza.

Menurut Gubernur Mirza, kondisi titik api yang berada di area alang-alang dan dekat dengan sumber air membuat proses mitigasi relatif lebih mudah dilakukan. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali meluas.

Gubernur Mirza mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur dalam penanganan kebakaran, mulai dari TNI-Polri, BPBD, pemerintah daerah, pengelola TN Way Kambas hingga unsur terkait lainnya.

“Kita bersatu padu menanggulangi kebakaran ini. Yang paling penting sekarang adalah memastikan api tidak meluas dan kondisi segera terkendali,” katanya.

Di sisi lain, Gubernur Mirza memastikan kondisi satwa di TN Way Kambas juga terus dipantau. Sebelas kelompok gajah liar yang terpantau berada pada jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari titik kebakaran, sementara gajah yang berada di Pusat Latihan Gajah (PLG) dalam kondisi aman dan tidak terdampak.

“Gajah-gajah yang ada di TNWK terus dimonitor. Untuk kelompok gajah liar, jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari titik ini, sementara yang ada di PLG insyaallah aman dan tidak terdampak,” ujar Gubernur Mirza.

Selain penanganan di lapangan, pemerintah juga terus mendorong langkah mitigasi jangka panjang melalui perlindungan kawasan, penataan kawasan, dan konservasi TN Way Kambas secara masif. Upaya tersebut diharapkan dapat menekan risiko kebakaran yang terjadi setiap tahun.

Gubernur Mirza menegaskan, pemerintah bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan memastikan penanganan kebakaran berjalan hingga kondisi benar-benar aman.

“Kita terus melakukan mitigasi. Kita berdoa dan bekerja bersama agar kebakaran ini tidak meluas,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading