Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

PWI Lampung dan BRI Region 5 Bandarlampung Terus Bersinergi Dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Published

on

Foto: Andreas Chandra Santoso, Regional CEO BRI Region 5 Bandarlampung saat memberikan cindermata kepada Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah

Alteripost.co, Bandarlampung-Media berperan penting untuk meningkatkan literasi keuangan terhadap masyarakat. Terutama, dalam membentuk citra positif produk perbankan.

Tanpa media, kinerja dan program perbankan tidak akan pernah sampai ke telinga masyarakat sebagai nasabahnya.

Hal itu diungkapkan Andreas Chandra Santoso, Regional Chief Executif Officier (CEO) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 5 Bandarlampung, saat menerima kunjungan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, Rabu (4/3/2026).

Menurut Andreas, media menjadi mitra strategis BRI sebagai penyambung lidah kepada nasabah, melalui produk pemberitaan.

“Sebab, di tengah era digitalisasi saat ini sangat sulit membedakan mana informasi yang benar dan mana berita bohong (hoaks),” kata Andreas, didampingi Arief Amirudin, Regional Business Support Region 5 BRI Bandarlampung.

Sehingga, pihaknya berharap PWI sebagai mitra mampu menjadi penyaring informasi untuk memerangi hoaks.

“Harapan kami, PWI sebagai organisasi profesi mampu menjadi benteng informasi tersebut,” ujarnya.

Dia juga berterima kasih atas kunjungan PWI Provinsi Lampung dan berjanji akan melakukan kunjungan balik.

“Dalam waktu dekat, kami akan melakukan kunjungan balasan ke PWI,” katanya.

Sementara, Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah menyatakan siap berkolaborasi dan terus bersinergi dengan BRI. Terutama dalam menyampaikan pemberitaan yang berkaitan dengan literasi perbankan.

“Sebagai organisasi profesi tentu kami siap berkolaborasi dengan pihak mana pun, termasuk BRI,” ujar Wirahadikusumah.

Dalam kesempatan itu, Wira juga menyampaikan peran media saat ini sangat vital sebagai penyaring informasi.

Dia juga menjelaskan, media selalu mengedepankan fakta dalam setiap menyajikan berita. “Tentu melalui analisa dan uji kebenaran dari setiap informasi yang diterima. Bukan sekedar katanya- katanya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wira juga menyampaikan terkait penunjukan Lampung sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2027 dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas). (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ekonomi dan Bisnis

Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji

Published

on

Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.

Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.

Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.

Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.

Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.

“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.

Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading