Bandar Lampung
Cegah Genangan, Eva Dwiana Cek Sungai dan Gorong-Gorong di Kedaton
Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, melakukan peninjauan aliran sungai dan gorong-gorong yang melintasi Perumahan Pujangga Alam, Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Selasa (31/3/2025).
Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan aliran air tetap lancar, terutama dalam menghadapi peningkatan intensitas hujan yang berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir.
Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana menegaskan pentingnya perawatan rutin serta penanganan cepat terhadap saluran air yang mengalami penyumbatan maupun kerusakan. Hal ini dinilai penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar.
“Perawatan terhadap saluran air itu penting, agar tidak ada lagi penyumbatan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan peninjauan dan pemeliharaan ini akan dilakukan secara rutin dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk satuan tugas (satgas) banjir Kota Tapis Berseri. Dengan langkah tersebut, diharapkan tidak ada lagi aliran air yang tersumbat dan risiko banjir dapat diminimalkan. (*)
Bandar Lampung
Wali Kota Eva Dwiana Hadir di Tengah Duka Korban Banjir Garuntang
Alteripost Bandar Lampung – Di tengah guyuran hujan deras pada Selasa (14/4/2026) malam, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung menemui keluarga korban yang terbawa arus sungai di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.
Dalam kunjungannya, Bunda Eva sapaan akrabnya menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan bantuan berupa tali asih kepada keluarga korban. Ia juga menyalurkan bantuan bahan makanan bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah tersebut.
Dari pantauan di lapangan, Wali Kota terlihat tetap berada di lokasi meskipun hujan deras masih mengguyur dan sejumlah gorong-gorong meluap hingga ke badan jalan. Ia juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat penanganan banjir agar segera surut.
Selain itu, Bunda Eva memastikan warga yang terdampak langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko lanjutan.
Salah satu keluarga korban, Andri (35), warga RT 06 Lingkungan 1, Kelurahan Garuntang, mengungkapkan detik-detik peristiwa yang merenggut nyawa istrinya, Dewi Melani (34).
Di hadapan Wali Kota, Andri menceritakan bahwa saat kejadian, dirinya sempat memegang tangan sang istri sebelum akhirnya terpisah akibat derasnya arus banjir bandang.
“Saat kejadian, satu anak saya berada di atas loteng. Kami sedang beres-beres, lalu air datang dengan cepat. Tiba-tiba tanggul di dekat rumah jebol,” ungkap Andri dengan nada sedih.
Peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus pengingat akan pentingnya kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Bandar Lampung dalam beberapa hari terakhir.(*)

