Lampung
Perkuat Ekonomi Kreatif Daerah, Pemprov Lampung Hadirkan Indag Coffee Shop
Alteripost.co, Bandarlampung-
Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung, meresmikan pembukaan Indag Coffee Shop yang berlokasi di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung, Jumat (17/4/2026).
Dalam sambutannya, Sekdaprov Marindo Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Coffee Shop ini bukan sekadar tempat bersantai, melainkan memiliki fungsi strategis sebagai pusat informasi dan promosi capaian pembangunan daerah.
”Atas izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dengan ini saya mewakili Bapak Gubernur Lampung, meresmikan Kopi Indag sebagai ajang tempat untuk kita bertemu dalam rangka mempromosikan produk-produk pembangunan khususnya produk-produk pelayanan dan dapat bertemu di tempat ini,” ujar Sekdaprov Marindo saat memberikan sambutan peresmian.
Diketahui, Indag Coffee Shop menyuguhkan berbagai aneka kopi pilihan khas Lampung, makanan ringan, serta berbagai produk kerajinan unggulan dari UMKM Lampung. Selain sebagai sarana promosi, tempat ini diharapkan mampu menjadi wadah ajang temu bisnis bagi para pelaku industri.
Fasilitas ini diproyeksikan menjadi lokasi business matching yang efektif, di mana para pelaku usaha dapat saling berinteraksi, menjalin kemitraan, dan memperluas jaringan pasar. Pemerintah Provinsi Lampung berharap melalui Indag Coffee Shop, produk-produk lokal semakin dikenal luas dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Lampung. (Rls)
Lampung
Pemprov Lampung Matangkan Langkah Strategis Menuju Tuan Rumah PON XXIII 2032
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai mempersiapkan diri sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032. Bersama KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pemprov Lampung terus mematangkan langkah strategis melalui diskusi intensif dengan Tim Visitasi dan Verifikasi KONI Pusat di Ruang Rapat Gubernur, Rabu (15/4/2026).
Pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan daerah, baik dari sisi infrastruktur, pembinaan atlet, hingga dampak ekonomi yang akan dihasilkan. Sejumlah catatan strategis dari KONI Pusat langsung ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya serius Pemprov Lampung dalam memenuhi seluruh indikator penilaian.
Ketua Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP) KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, mengapresiasi langkah progresif Pemprov Lampung yang terus mendorong percepatan persiapan. Ia menekankan pentingnya kepastian pembagian venue cabang olahraga antara Lampung dan Provinsi Banten sebagai mitra tuan rumah, termasuk untuk beberapa cabang olahraga di bawah Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) serta cabang angkat berat.
Menanggapi hal tersebut, Sekdaprov Marindo mengatakan bahwa Pemprov Lampung menegaskan kesiapan untuk segera menyelesaikan berbagai aspek teknis, termasuk perencanaan pembangunan sport center sebagai salah satu infrastruktur utama yang menjadi perhatian dalam proses evaluasi nasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sarana olahraga di Lampung.
Selain infrastruktur, lanjut Marindo, Pemprov Lampung juga menaruh perhatian besar pada peningkatan prestasi atlet. Sejalan dengan arahan KONI Pusat, pembinaan atlet akan dilakukan secara berkelanjutan sejak dini guna menciptakan kontingen yang tangguh dan kompetitif di tingkat nasional hingga internasional.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari visi besar Lampung dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.
Tidak hanya berorientasi pada sukses penyelenggaraan, Pemprov Lampung juga memaksimalkan peluang PON sebagai penggerak ekonomi daerah. Pengembangan sport industry menjadi fokus utama dengan melibatkan pelaku UMKM, sektor kuliner, dan perhotelan secara terintegrasi.
Dengan pendekatan ini, perhelatan PON diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal, Pemprov Lampung juga mendorong penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Kolaborasi dengan aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Tinggi dan Kepolisian akan dilakukan guna memastikan setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan berjalan sesuai koridor hukum.
Melalui langkah-langkah strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis dapat memenuhi seluruh persyaratan dan tampil sebagai tuan rumah yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu memberikan legacy pembangunan olahraga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa depan. (Rls)

