Connect with us

Lampung

90 Putra Putri Terbaik Ikuti Seleksi Paskibraka Lampung 2026

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi membuka Seleksi Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Lampung dan Tingkat Nasional Tahun 2026 di Gedung Pusiban, Senin (27/4/2026).

Pembukaan kegiatan dilakukan Gubernur Lampung yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda berkarakter, berintegritas, dan berjiwa nasionalisme tinggi.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov Marindo Kurniawan, disampaikan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar ajang pencarian kemampuan baris-berbaris, tetapi merupakan proses kaderisasi calon pemimpin masa depan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, disiplin, dan cinta tanah air.

“Adik-adik peserta seleksi hari ini memulai perjalanan luar biasa. Kalian sedang menapaki jalan untuk menjadi simbol semangat muda Indonesia, simbol pengabdian, kedisiplinan, dan kecintaan kepada bangsa,” ujarnya

Ia menegaskan, tugas anggota Paskibraka merupakan amanah mulia dan penuh kehormatan, yakni mengibarkan serta menurunkan Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, dibutuhkan generasi muda yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara mental, berkepribadian luhur, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Gubernur juga menekankan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan penuh integritas. Pemerintah Provinsi Lampung memastikan seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa intervensi pihak manapun.

“Kami ingin yang terpilih benar-benar putra-putri terbaik Lampung. Tidak ada titipan, tidak ada kompromi. Semua berjalan berdasarkan kemampuan, karakter, dan integritas peserta,” tegasnya.

Gubernur turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan seleksi dengan penuh semangat dan keyakinan. Menurutnya, seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik dari kabupaten/kota se-Lampung yang telah melewati tahapan seleksi di daerah masing-masing.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh, selaku Ketua Pelaksana seleksi, menjelaskan bahwa kegiatan seleksi berlangsung selama lima hari, mulai 27 April hingga 1 Mei 2026.

Sebanyak 90 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung mengikuti seleksi tahun ini. Para peserta akan menjalani berbagai tahapan penilaian di Gedung Pusiban, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dan Stadion Pahoman Bandar Lampung.

Ia menjelaskan, peserta terbaik hasil seleksi provinsi akan mewakili Lampung mengikuti seleksi tingkat nasional. Selanjutnya, peserta yang lolos akan bertugas sebagai Paskibraka Nasional di Istana Negara, sedangkan peserta terbaik lainnya akan menjadi Paskibraka Provinsi Lampung pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI mendatang.

“Menjadi peserta seleksi tingkat provinsi saja sudah merupakan kebanggaan besar, baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Karena yang hadir di sini adalah putra-putri terbaik daerah masing-masing,” ujar Achmad Saefulloh.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap lahir generasi muda unggul yang mampu menjadi teladan, memiliki wawasan kebangsaan kuat, serta siap membawa nama harum Lampung di tingkat nasional.

Dengan semangat kebersamaan dan integritas, seleksi Paskibraka 2026 diharapkan menjadi momentum mencetak kader bangsa yang siap mengawal masa depan Indonesia. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Gubernur Lampung Soroti Peran Strategis Sumbagsel dalam Peta Pembangunan Nasional

Published

on

Alteripost Palembang – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar di Griya Agung, rumah dinas Gubernur Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).

Kehadiran Gubernur yang akrab disapa Mirza itu menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempererat sinergi dan kolaborasi antardaerah di wilayah Sumbagsel.

Usai kegiatan, Mirza mengapresiasi terselenggaranya ajang silaturahmi yang mempertemukan perantau dari lima provinsi di kawasan tersebut. Ia menilai, banyak tokoh asal Sumbagsel kini telah menempati posisi strategis di tingkat nasional.

“Ke depan, kita berharap tokoh-tokoh tersebut dapat berkontribusi lebih dalam mengejar ketertinggalan Sumbagsel agar semakin maju dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Ia juga menegaskan posisi strategis Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera yang memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan kawasan Sumbagsel secara menyeluruh.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat ikatan kultural masyarakat Sumbagsel yang meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

“Keakraban dan kekerabatan ini diharapkan semakin nyata dalam langkah bersama membangun daerah, tanpa mengesampingkan wilayah lain di Indonesia,” kata Herman Deru.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyoroti perlunya percepatan pembangunan di kawasan Sumbagsel yang dinilai mulai tertinggal dibanding wilayah lain seperti Indonesia Timur dan Kalimantan.

“Dulu kita unggul, tetapi sekarang pertumbuhan di wilayah lain sangat pesat. Karena itu, kita perlu memetakan potensi Sumbagsel secara bersama-sama,” katanya.

Ia mendorong lima provinsi di Sumbagsel untuk menyusun peta jalan (roadmap) pembangunan guna mengoptimalkan potensi daerah dan mempercepat kemajuan kawasan.

Senada, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa dorongan untuk membangun daerah asal bukanlah bentuk primordialisme, melainkan bagian dari tanggung jawab untuk berkontribusi.

“Kita memerlukan kesolidan untuk memanfaatkan akses kuat terhadap kebijakan nasional. Dalam kurun 2027–2029, ada peluang percepatan program strategis seperti pembangunan Tol Trans Sumatera,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menekankan pentingnya sinergi kolektif antara tokoh nasional dan kepala daerah di Sumbagsel. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk menghidupkan kembali semangat kejayaan maritim Sriwijaya dalam konteks pembangunan modern.

Momentum ini dinilai menjadi titik awal penguatan sinergi lintas daerah di Sumatera Bagian Selatan untuk menyelaraskan visi pembangunan, mengoptimalkan potensi bersama, serta mendorong percepatan kemajuan kawasan yang berdaya saing di tingkat nasional.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading