Lampung Barat
RSUD Alimuddin Umar Terus Berbenah, Pemkab Lampung Barat Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Alteripost Lampung Barat – Di bawah kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, Kabupaten Lampung Barat terus berkomitmen untuk meningkatkan sektor kesehatan demi kesejahteraan masyarakat.
Salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut adalah pengembangan dan peningkatan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Alimuddin Umar, yang kini sedang menjalani berbagai program transformasi untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap, terjangkau, dan merata di bawah naungan Dinas Kesehatan setempat.
RSUD Alimuddin Umar terus berupaya memperbaiki fasilitas medis demi memastikan masyarakat Lampung Barat mendapatkan pelayanan terbaik.
Salah satu langkah besar yang sedang dilakukan adalah renovasi gedung untuk penambahan fasilitas CT Scan dan terapi bagi pasien kanker.
Saat ini, proyek renovasi gedung CT Scan tengah berada pada tahap perencanaan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED), dan diharapkan dapat dilanjutkan dengan proses lelang serta kontrak pada Mei 2026.
Dengan adanya fasilitas CT Scan yang lebih lengkap, diharapkan proses diagnosa berbagai penyakit dapat lebih cepat dan akurat.
Sementara itu, alat CT Scan sendiri akan diterima melalui skema bantuan dari Kementerian Kesehatan, yang diperkirakan akan hadir pada triwulan IV tahun 2026.

Tidak hanya itu, rumah sakit ini juga sedang menjajaki pengelolaan terapi untuk pasien kanker dengan Kementerian Kesehatan melalui portal Bantuan Pemerintah (Banper).
Meskipun waktu pastinya belum bisa dipastikan, ini menunjukkan keseriusan Pemkab Lampung Barat untuk memberikan solusi bagi pasien kanker dengan fasilitas yang memadai.
RSUD Alimuddin Umar telah menjadi rumah sakit rujukan utama bagi berbagai penyakit yang memerlukan perawatan medis lebih lanjut.
Beberapa kondisi medis yang sering dirujuk antara lain anemia, demam berdarah (DHF), tuberkulosis (TB) paru, diabetes mellitus (DM) dengan hipoglikemia, hipertensi, PPOK, kejang demam kompleks, serta korban kecelakaan lalu lintas.
Rumah sakit ini menerima rujukan dari Puskesmas di seluruh Kabupaten Lampung Barat, termasuk dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda, Rumah Sakit M. Tohir, serta Puskesmas di wilayah Pesisir Barat dan perbatasan OKU Selatan.
Melalui perluasan layanan rujukan ini, RSUD Alimuddin Umar diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pasien dan memberikan perawatan yang lebih lengkap, tanpa harus memikirkan jarak dan biaya tinggi yang sering menjadi kendala bagi masyarakat.
Saat ini, RSUD Alimuddin Umar memiliki 13 dokter spesialis yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di antaranya adalah spesialis penyakit dalam, obstetri dan ginekologi (OBGYN), anak, bedah, mata, THT-KL, saraf, dan paru.
Selain itu, rumah sakit ini juga memiliki dokter penunjang di bidang radiologi, patologi klinik, anastesi, dan gizi klinik.

Keberagaman spesialisasi ini memastikan bahwa hampir seluruh jenis penyakit dapat ditangani oleh tenaga medis yang kompeten, menjadikan RSUD Alimuddin Umar sebagai rumah sakit pilihan utama di Lampung Barat.
Salah satu langkah yang diambil oleh Pemkab Lampung Barat untuk mendukung kinerja RSUD Alimuddin Umar adalah pemberian Tunjangan Penghasilan PNS (TPP) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), insentif bagi tenaga non-PNS, serta pemberian jasa pelayanan.
Semua ini bertujuan untuk memotivasi tenaga medis dan paramedis dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan para tenaga medis dapat bekerja dengan semangat yang lebih tinggi, sehingga kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Alimuddin Umar dapat terus meningkat.
Dalam rangka memastikan semua lapisan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang baik, RSUD Alimuddin Umar terus berkomitmen melayani pasien yang terdaftar dalam program BPJS Kesehatan.
Bagi pasien dengan diagnosis yang sesuai dengan ketentuan BPJS, rumah sakit ini akan memberikan layanan tanpa harus khawatir dengan biaya pengobatan.

Dengan beragam fasilitas yang telah disiapkan, RSUD Alimuddin Umar siap menjadi pilihan utama bagi masyarakat Lampung Barat dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan.
Visi dan misi Pemkab Lampung Barat yang menekankan pada pembangunan sektor kesehatan tercermin jelas dalam upaya-upaya yang dilakukan oleh RSUD Alimuddin Umar.
Melalui berbagai program peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan, Pemkab Lampung Barat ingin memastikan bahwa masyarakat Lampung Barat dapat menikmati layanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan merata.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, serta peran aktif masyarakat, diharapkan RSUD Alimuddin Umar dapat terus berkembang menjadi rumah sakit yang lebih baik, memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Lampung Barat, dan mewujudkan visi Pemkab Lampung Barat untuk menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Pemkab Lampung Barat, di bawah kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, berkomitmen untuk terus bekerja keras demi mewujudkan Lampung Barat yang lebih sehat dan lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat. (ADV).
Lampung Barat
Isu Viral Parkir Plat Luar, Diskominfo Lampung Barat Beri Penjelasan Resmi
Alteripost Lampung Barat – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Barat, Burlianto Eka Putra, angkat bicara terkait pemberitaan yang beredar di berbagai platform media sosial mengenai isu larangan kendaraan berpelat luar daerah parkir di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat, Selasa (31/3/2026).
Burlianto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memang tengah merencanakan aturan terkait larangan tersebut. Namun, kebijakan itu hanya akan diberlakukan khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Barat.
“Peraturan ini direncanakan khusus bagi pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat. Tidak berlaku bagi masyarakat umum atau tamu dari luar daerah yang hendak mengurus kepentingan mereka di Lampung Barat,” jelas Burlianto.
Ia menambahkan, kebijakan ini lebih bersifat imbauan sebagai bentuk ajakan kepada ASN agar dapat meningkatkan kesadaran dan menjadi contoh bagi masyarakat.
“Rencana ini dimaksudkan agar pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat bisa menjadi teladan bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, langkah tersebut juga bertujuan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pasalnya, kendaraan yang digunakan di Lampung Barat namun masih terdaftar di daerah lain menyebabkan pajaknya tidak masuk ke kas daerah setempat.
“Sayang sekali jika kendaraan yang setiap hari digunakan di Lampung Barat, tetapi pajaknya justru dibayarkan ke daerah lain. Padahal, pajak tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembangunan daerah kita sendiri, terutama pembangunan jalan kabupaten,” tambahnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak salah memahami informasi yang beredar, serta dapat melihat kebijakan tersebut sebagai upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan PAD guna mendukung pembangunan Lampung Barat ke depan.(*)

