Connect with us

Lampung Selatan

Bupati Egi Apresiasi Prestasi Naufal dan Chika, Siap Harumkan Nama Lampung di Tingkat Nasional

Published

on

Alteripost Kalianda – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada dua pelajar asal Kabupaten Lampung Selatan yang berhasil terpilih sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026.

Prestasi tersebut menjadi catatan membanggakan karena untuk pertama kalinya Kabupaten Lampung Selatan mampu mengirimkan wakil putra dan putri secara bersamaan ke tingkat nasional.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Radityo Egi saat menerima kunjungan dua calon Paskibraka Tingkat Pusat asal Kabupaten Lampung Selatan, yakni Naufal Ghaly Oktora dari SMA Swadhipa Natar dan Chika Azzahra Salsabilla dari SMA Negeri 1 Natar, di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Selasa (30/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Radityo Egi mengatakan, keberhasilan kedua pelajar tersebut merupakan kebanggaan tidak hanya bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, tetapi juga bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa putra-putri daerah memiliki kualitas dan daya saing untuk berprestasi di tingkat nasional.

“Ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Lampung Selatan karena mampu mengirimkan dua putra-putri terbaik mewakili Provinsi Lampung sebagai calon Paskibraka tingkat pusat. Semoga kalian dapat memberikan yang terbaik, mengharumkan nama daerah, serta memperoleh posisi terbaik pada saat pelaksanaan pengibaran bendera di tingkat nasional,” ujar Radityo Egi.

Bupati Egi juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, guru, dan orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama proses pembinaan. Ia berharap doa serta dukungan seluruh masyarakat Lampung Selatan dapat menjadi penyemangat bagi kedua calon Paskibraka dalam mengikuti seluruh tahapan pembentukan di tingkat pusat.

Keberhasilan Naufal dan Chika diraih setelah keduanya dinyatakan lolos proses verifikasi tingkat pusat yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Mereka terpilih sebagai wakil Provinsi Lampung untuk mengikuti pembentukan Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026 bersama putra-putri terbaik dari seluruh Indonesia.

Berdasarkan hasil verifikasi tingkat pusat yang diumumkan BPIP, Naufal Ghaly Oktora dan Chika Azzahra Salsabilla terpilih sebagai perwakilan Provinsi Lampung dari total 76 peserta yang berasal dari 38 provinsi di Indonesia.

Keduanya diproyeksikan mengikuti rangkaian pembentukan Paskibraka Tingkat Pusat mulai 15 Juli 2026 selama 40 hari dan akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Bupati Radityo Egi menilai, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa Kabupaten Lampung Selatan memiliki sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah.

Sementara itu, Pelatih Paskibraka Kabupaten Lampung Selatan, Hariyanto, yang juga menjabat sebagai Kaur Bin Ops Satlantas Polres Lampung Selatan, mengatakan minat generasi muda mengikuti seleksi Paskibraka terus meningkat setiap tahunnya.

Menurutnya, tingginya antusiasme tersebut menjadi modal penting dalam mencetak kader-kader terbaik yang siap mengemban tugas negara.

“Potensi anak-anak Lampung Selatan sangat luar biasa. Setiap tahun antusiasme mengikuti seleksi Paskibraka terus meningkat. Proses pembinaan dilakukan secara maksimal karena mereka dipersiapkan untuk menghadapi tugas yang membutuhkan fisik, mental, disiplin, dan tanggung jawab tinggi. Mudah-mudahan tahun ini putra-putri Lampung Selatan mampu mengukir prestasi terbaik di tingkat nasional,” kata Hariyanto. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Bupati Egi Dorong SPPG Bandar Agung Tak Hanya Penuhi Gizi, tetapi Juga Gerakkan Ekonomi Warga

Published

on

Alteripost Sragi – Senyum dan antusiasme anak-anak mewarnai kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T Bandar Agung di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.

Bagi mereka, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus menghemat uang jajan.

Respons positif tersebut terlihat saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, berinteraksi langsung dengan para siswa dalam peresmian SPPG 3T Bandar Agung, Rabu (14/10/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan gizi, terutama bagi anak-anak di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

Peresmian di Kabupaten Lampung Selatan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Egi bersama Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN), Zainuri.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Peresmian Serentak SPPG Tahap II di Wilayah Indonesia Tengah dan Barat, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Peresmian yang dipusatkan di Provinsi Aceh itu diikuti 16 provinsi, dengan total 980 SPPG di wilayah 3T Indonesia bagian tengah. Langkah ini menjadi bagian dari perluasan jangkauan Program MBG agar manfaat pemenuhan gizi dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

Saat berdialog dengan para siswa, Egi menanyakan tanggapan mereka terhadap makanan yang disediakan melalui program tersebut.

Anak-anak menyampaikan bahwa mereka senang dengan menu MBG. Selain memperoleh makanan, mereka juga merasakan manfaat karena dapat menghemat uang jajan.

Mendengar jawaban itu, Egi mengajak para siswa menyampaikan rasa terima kasih atas hadirnya program tersebut.

“Kalau senang, kita harus bilang terima kasih kepada Bapak Presiden,” tuturnya.

Bagi Egi, antusiasme anak-anak menjadi gambaran penting tentang bagaimana program pemenuhan gizi diterima oleh penerima manfaat. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari pelaksanaannya, melainkan juga dari kualitas pelayanan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Karena itu, ia mengapresiasi Badan Gizi Nasional dan seluruh pihak yang telah bersinergi dalam menghadirkan SPPG di Kecamatan Sragi. Menurutnya, koordinasi dan pengawasan perlu terus diperkuat agar pelayanan berjalan optimal dan sesuai dengan tujuan program.

Egi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan SPPG. Ia mengaitkan hal tersebut dengan program HELAU yang dikembangkan Pemkab Lampung Selatan untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul.

“Kita punya program Desa HELAU. Semoga SPPG-nya juga bisa menjadi SPPG HELAU, biar cantik SPPG-nya,” ujar Egi.

Selain mendukung pemenuhan gizi anak, keberadaan SPPG di wilayah Sragi diharapkan membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha setempat. Petani, peternak, dan pemasok bahan pangan lokal berpotensi terlibat dalam rantai pasok kebutuhan SPPG, sehingga manfaat program dapat menjangkau sektor ekonomi masyarakat.

Keterlibatan pelaku usaha lokal tersebut perlu dibangun melalui kemitraan yang saling menguntungkan, dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan, dan ketersediaan bahan pangan. Dengan demikian, perluasan layanan gizi juga berpeluang menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih luas di sekitar wilayah pelayanan.

Melalui kehadiran SPPG 3T Bandar Agung, Pemkab Lampung Selatan berharap akses pelayanan pemenuhan gizi semakin luas, khususnya bagi anak-anak di wilayah pelosok.

Di saat yang sama, kolaborasi antara pemerintah, pengelola SPPG, dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading