Connect with us

Tulang Bawang

Bupati Qudrotul Ikhwan Lantik 45 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Tuba

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M. melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 45 pejabat yang terdiri dari pejabat Administrator dan Pengawas di lingkup Pemkab Tulangbawang setempat, Jumat (17/7/2026).

Adapun total 45 pejabat tersebut terdiri dari 33 Pejabat Administrator dan 12 Pejabat Pengawas.

Untuk diketahui, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi perangkat daerah, meningkatkan efektivitas kinerja aparatur.

Serta memastikan roda pemerintahan berjalan secara optimal memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan saat sambutannya mengajak dan mengingatkan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk meningkatkan kinerja, memperkuat integritas, membangun sinergi, dan menghadirkan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Bahkan Bupati juga menekankan pentingnya bekerja keras, ikhlas, dan cerdas dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia saat ini.

Dirinya juga berharap melalui pelantikan ini diharapkan kedepannya semakin memperkuat birokrasi yang profesional dan berintegritas. Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi, para pejabat yang dilantik diharapkan mampu mendukung terwujudnya Tulangbawang sebagai Kabupaten Udang Manis. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Tulang Bawang

Sekda Tuba Ferli Yuledi Raih Gelar Doktor, Hasilkan Model Tipologi Implementasi Kebijakan P4GN Berbasis Kearifan Lokal

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Sekretaris Daerah Kabupaten Tulangbawang, Ferli Yuledi, berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor Program Studi Doktor Studi Pembangunan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung, Rabu (15/7/2026).

Dalam sidang terbuka tersebut, Ferli Yuledi mengangkat disertasi berjudul Tipologi dan Model Implementasi Kebijakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Berbasis Kearifan Lokal di Provinsi Lampung.

Sidang promosi dipimpin oleh Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M. selaku Ketua Tim Penguji. Penguji eksterna adalah Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Tim penguji juga terdiri atas Dr. Arif Sugiono, S.Sos., M.Si., Prof. Intan Fitri Meutia, S.A.N., M.A., Ph.D., Dr. Suripto, S.Sos., M.AB., Dr. Robi Cahyadi Kurniawan, S.I.P., M.A., dan Dr. Dra. Dian Keagungan, M.H. Disertasi ini dibimbing oleh Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si. sebagai promotor dan Prof. Dr. Noverman Duadji, M.Si. sebagai ko-promotor.

Ujian promosi turut dihadiri Bupati Tulangbawang beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Tulangbawang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kapasitas sumber daya manusia aparatur pemerintah.

Kontribusi utama disertasi ini adalah menghasilkan tipologi implementasi kebijakan P4GN yang menjelaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan penegakan hukum, tetapi juga oleh tingkat integrasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, dan kearifan lokal.

Penelitian ini merumuskan model implementasi kebijakan P4GN berbasis kearifan lokal yang menempatkan nilai-nilai budaya, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga, lembaga pendidikan, serta organisasi sosial sebagai bagian integral dari sistem pencegahan narkotika. Model tersebut memperkuat pendekatan kolaboratif (collaborative governance), sehingga kebijakan P4GN tidak lagi bersifat sektoral, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

Secara akademik, disertasi ini memberikan kontribusi berupa pengembangan teori implementasi kebijakan melalui penyusunan tipologi implementasi yang mempertimbangkan karakteristik sosial, budaya, dan kelembagaan daerah. Sementara secara praktis, model yang dihasilkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta para pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan P4GN yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.

Disertasi ini juga menjadi salah satu kajian doktoral yang secara khusus membahas implementasi kebijakan P4GN berbasis kearifan lokal di Provinsi Lampung, sehingga diharapkan mampu memperkaya khazanah ilmu kebijakan publik sekaligus menjadi rujukan dalam penyusunan strategi penanggulangan narkotika di Indonesia. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading