Lampung
Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok pasca Hari Raya Idul Fitri, Gubernur Arinal Djunaidi Tinjau Pasar Natar
Alteripost.co Lampung Selatan – Pastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok di Provinsi Lampung pasca Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meninjau Pasar Natar Lampung Selatan, Selasa (2/5/2023).
Menurut para pedagang yang ada di pasar natar, pasca lebaran harga bahan pokok cendrung stabil dibandingkan saat menjelang lebaran dan mereka menyebut ketersediaan bahan pokok juga melimpah, tidak terjadi kelangkaan barang.
Sebagai informasi, menjelang lebaran idul fitri kemarin, harga pada beberapa bahan pokok melonjak naik seperti harga daging sapi yang mencapai 160 ribu per-kilogram, ayam 40 ribu per-ekor, cabai 30-40 ribu per-kilogram dan beberapa bahan pokoknya lainnya.
Pasca lebaran, harga daging per-kilogram hanya Rp 130 ribu, harga cabai hanya Rp 20 ribu perkilogram dan ayam hanya 30 ribu per-ekor.
Gubernur Arinal berharap tren positif pada kestabilan harga bahan pokok di Provinsi Lampung pasca lebaran ini akan tetap bertahan dan ketersediaanya juga tetap melimpah.
Selain meninjau pasar natar, Gubernur Arinal juga mengecek perkembangan pelebaran penambah lajur jalan di ruas Korpri – Purwotani Jati Agung, Lampung Selatan.
Ruas Korpri – Purwotani Jati Agung sendiri merupakan salah satu ruas yang masuk kedalam prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun 2023.
Perbaikan Jalan Terusan Ryacudu Lampung tersebut dilakukan secara kolaboratif dengan pemerintah pusat yaitu menggunakan APBD Provinsi Lampung dan APBN pada tahun 2023 dengan rincian 13 miliar rupiah bersumber dari APBD Provinsi Lampung dan 69 miliar rupiah yang bersumber dari APBN.
Pada kesempatan tersebut Gubernur Arinal didampingi langsung oleh Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.(*).
Lampung
Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.
“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.
Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.
“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.
“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.
“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.
Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

