Lampung
Gubernur Arinal Ajak Warga Jaga Stabilitas Politik Dan Keamanan
Alteripost.co Bandar Lampung – Gubernur Arinal Djunaidi menghadiri acara Silaturahmi Syawal 1444 H Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung, di Gedung Dakwah, Enggal, Rabu (17/05/2023).
Gubernur Arinal Djunaidi menyebutkan bahwa kegiatan ini memperlihatkan semangat untuk memperkuat ikatan persaudaraan, berkolaborasi dengan sinergi dan mencerahkan dalam membangun masyarakat yang sejahtera dan beradab, sejalan dengan tema kegiatan “Bersinergi Menjalin Ukhuwah Mencerahkan Semesta”.
Oleh karenanya Gubernur berharap, silaturahmi Syawal ini menjadi ajang tukar menukar informasi dan pengetahuan yang melibatkan para ahli di berbagai bidang.
“Sehingga kita dapat bersama saling belajar, memperluas wawasan dan memperkarya pengetahuan,” kata Gubernur.
Muhammadiyah, sebagai organisasi yang telah berdiri sejak lama, telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam memajukan umat dan bangsa. Kehadirannya yang kokoh dan berkomitmen dalam menjalankan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin telah memberikan inspirasi bagi banyak orang.
Dalam konteks pembangunan, Gubernur mengatakan bahwa Provinsi Lampung memiliki berbagai tantangan dan peluang di berbagai sektor. Sinergi antara pemerintah dan Muhammadiyah dapat terwujud melalui berbagai program dan kegiatan yang saling mendukung sehingga mempercepat proses pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lampung secara menyeluruh.
“Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Muhammadiyah, kita dapat mewujudkan visi bersama dalam menciptakan masyarakat Lampung aman, berbudaya, maju dan berdaya saing, serta sejahtera,” kata Gubernur.
Memasuki tahun politik, Gubernur Arinal juga mengajak warga Muhammadiyah serta seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga stabilitas politik dan keamanan di Provinsi Lampung.
Di akhir sambutannya, Gubernur Arinal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung, para tokoh agama, ulama, dan cendekiawan Islam yang hadir, atas kontribusi dan dukungan yang telah diberikan dalam memajukan Provinsi Lampung.
Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Lampung Prof. Sudarman mengungkapkan bahwa Muhammadiyah Lampung saat ini memiliki 500 sekolah dari tingkat SD sampai SMA, 250 Taman Kanak Kanak, Rumah Sakit, serta 167 Pimpinan Cabang yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.
Dengan daya dukung tersebut, Prof. Sudarman menegaskan bahwa Muhammadiyah sebagai mitra pemerintah, siap mendukung berbagai program dan pembangunan di Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PW Muhammadiyah Lampung secara khusus mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Lampung yang telah memfasilitasi seluruh warga Muhammadiyah untuk melaksanakan ibadah salat Eid pada 21 April yang lalu.
“Percayalah Pak Gubernur, sekalipun Idul Fitri kita berbeda hari, tetapi tentang nasionalisme, kebangsaan, menjaga NKRI, keutuhan seluruh bangsa, pimpinan dan warga Muhammadiyah serta Aisyiyah tidak perlu diragukan,” tegas Prof. Sudarman. (*).
Lampung
Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.
“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.
Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.
“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.
“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.
“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.
Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

