Bandar Lampung
Eva Dwiana : Bahwa Toko dan Ruko di Ruas Jalan Protokol Bakal Dicat Pemkot Bandar Lampung
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan saat peresmian Taman Kuliner dan UMKM Siger Sukaraja bahwa Toko dan ruko di ruas jalan protokol bakal dicat Pemkot Bandar Lampung secara gratis.
“pengecatan ruko ini tidak lain untuk mempercantik wajah kota Melalui camat dan perdagangan saling koordinasi, kita percantik semua toko-toko yang ada di Bandar Lampung”. Kata Eva Dwiana. Rabu (18/1/2023).
Lanjut Eva, Setidaknya sudah dianggarkan Rp. 2 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung untuk mengecat ruko yang sudah kusam, sesuai dengan keinginan pemilik ruko Per kecamatan akan didatangi tiap tokonya untuk didata dan meminta izin melakukan pengecatan. Ujarnya
Sementara Dinas Perdagangan (Disdag) Pemkot Bandar Lampung Wilson Faisol mengatakan, tidak ada target terkait berapa jumlah toko yang akan di cat. Kita menghabiskan dana Rp.2 miliar itu, kira-kira dapatnya berapa ruko itu nanti akan dihitung dahulu.
“Fokus pengecatan toko diakuinya yang berada di ruas jalan protokol di seluruh Bandar Lampung, kiterianya yang pasti yang tidak tersentuh cat. Nanti dilakukan koordinasi dengan camat dan UPT dinas perdagangan untuk memantau dan mendata ruko-ruko dan toko-toko supaya mereka tahu program ini, kemungkinan Maret mendatang, Insya Allah sebelum puasa mudah-mudahan sudah berjalan”. Pungkasnya. (*)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

