Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Akan Menyalurkan 100 Ribu Paket Beras
Alteripost.co Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan menyalurkan 100.000 paket beras dalam kemasan lima kilogram pada tahun 2023 guna membantu warga yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, penyaluran beras akan dilakukan sebanyak empat kali dalam 2023. Paling cepat akan disalurkan pada Februari. Penyaluran beras pertama akan kita lakukan pada Februari. Program bantuan beras ini bagian dari upaya penanganan dampak akibat kenaikan harga BBM di kota ini”. Selasa (24/1/2023).
“Penyaluran kedua akan dilakukan pada Maret dan penyaluran ketiga pada Agustus. Terakhir penyaluran paket beras akan dilakukan pada November, untuk Proses penyaluran melalui Dinas Pangan dan Dinas Sosial Kota Bandar Lampung”. Ujarnya.
Lanjut Eva, dengan adanya bantuan beras dari pemkot ini dapat membantu dan mengurangi sedikit beban masyarakat, di tengah harga harga bahan pokok yang mengalami kenaikan. Ini merupakan upaya pemkot dalam membantu masyarakat di tengah kenaikan harga. Jelasnya.
“Harapannya bisa menekan inflasi dan juga dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

